Labuan Bajo, VoxNTT.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebuah dump truk terjun ke jurang sedalam 15 meter di kawasan penurunan Binongko. Insiden ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai Barat, Ajun Komisaris Polisi I Made Supartha Purnama, mengatakan kecelakaan terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 11.30 Wita. Lokasi kejadian berada di jalur penurunan Binongko, Labuan Bajo.
“Peristiwa tersebut menyebabkan sebuah mobil jenis dump truk dengan nomor polisi B 9486 BDG terperosok ke dalam jurang berketinggian 15 meter,” kata Parta kepada awak media, Jumat, 9 Januari 2025.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, dump truk yang dikemudikan Sukijan (54) melaju dari arah Bandara Internasional Komodo menuju Pertigaan Binongko. Di bak belakang kendaraan tersebut terdapat tiga orang penumpang yang merupakan buruh pikul semen.
Saat melintas di tikungan menurun Binongko, dump truk bermuatan ratusan sak semen itu diduga kehilangan kendali.
Pengemudi berusaha menurunkan persneling untuk mengurangi kecepatan, namun lupa menginjak rem.
Kondisi itu diperparah dengan dugaan kurangnya konsentrasi pengemudi sehingga kendaraan meluncur tak terkendali sebelum terjun ke jurang di sisi kanan jalan.
“Kecelakaan tersebut diduga karena kelalaian sopir dan tidak menguasai medan jalan sehingga mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” tuturnya.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial AA (32), warga Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Manggarai Barat. Korban mengalami luka berat dan diduga meninggal di lokasi kejadian. Sementara pengemudi dan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.
“Korban meninggal telah dibawa langsung menuju kampung halamannya untuk dimakamkan. Sedangkan, tiga orang korban masih dirawat di Rumah Sakit Siloam,” sebut Kasat Lantas.
“Kami pun terus memantau perkembangan kondisi dari ketiga korban tersebut,” sambungnya.
AKP Parta menambahkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan berat akibat terbalik saat jatuh ke jurang.
“Mobilnya masih dilokasi kejadian dan belum dievakuasi,” ujar Ajun komisaris polisi itu.
Ia mengimbau para pengemudi, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan barang, agar lebih berhati-hati saat berkendara di wilayah Manggarai Barat.
“Apalagi medan jalan di Manggarai Barat ini sangat ekstrim. Kami minta harus tetap berhati-hati dan yang paling utama adalah rutin mengecek kelayakan kendaraan masing-masing,” tegasnya.
Kasus kecelakaan tersebut saat ini masih ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai Barat.
“Kasus kecelakaan ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Penulis: Sello Jome

