Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Benny Harman ke Jaksa Agung: “Jangan Sampai Hukum Tajam ke Lawan, Tumpul ke Sahabat”
NASIONAL

Benny Harman ke Jaksa Agung: “Jangan Sampai Hukum Tajam ke Lawan, Tumpul ke Sahabat”

By Redaksi23 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Politisi Partai Demokrat, Benny K. Harman ketika rapat pleno penyusunan RUU perubahan ke-empat atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang berlangsung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin, 20 Januari 2025 (Foto: Tangkapan layar YouTube TV Parlemen)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, VoxNTT.com – Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman, menyampaikan kritik tajam terhadap profesionalisme Kejaksaan Agung dalam rapat kerja pembahasan rencana strategis (Renstra) 2026 dan evaluasi kinerja tahun 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Benny menyoroti risiko jika terjadi tebang pilih dalam penegakan hukum di Indonesia yang sering kali dipengaruhi oleh relasi kuasa.

Dalam pernyataannya, Benny mempertanyakan jaminan konkret dari Kejaksaan Agung agar hukum tidak dijadikan alat politik atau kepentingan kelompok tertentu.

Ia menekankan bahwa keadilan tidak boleh hanya menyasar pihak-pihak yang berseberangan dengan kekuasaan sementara mengabaikan pelanggaran di lingkaran terdekat.

“Bagaimana Bapak Jaksa Agung menjamin bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu? Hukum tidak tajam ke bawah,tidak tajam ke lawan, tapi tumpul ke atas, tumpul ke sahabat”, tuturnya dalam rapat yang berlangsung di Senayan, Jakarta, pada Selasa, 20 Januari 2026 itu.

Kekhawatiran politisi senior asal NTT itu didasari pada penanganan kasus-kasus besar yang melibatkan pejabat negara, elit politik, dan pemilik modal besar.

Lebih lanjut ia mengingatkan, integritas Korps Adhyaksa dipertaruhkan jika publik terus melihat adanya standar ganda dalam penuntutan.

Karena itu, ia menyarankan adanya sistem pengawasan internal yang lebih ketat agar Jaksa Agung dapat memastikan setiap kasus diproses murni berdasarkan fakta hukum, bukan berdasarkan ‘siapa lawan dan siapa kawan’.

Penulis: Herry Mandela

Benny Harman Benny K Harman Benny Kabur Harman BKH Komisi III DPR RI
Previous ArticleBenny Harman Minta Kejagung Transparan Soal Mens Rea dalam Kasus Korupsi
Next Article Benny Harman Soroti Langkah Kejagung RI Soal Pengamanan yang Melibatkan  Kopassus

Related Posts

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.