Ruteng, VoxNTT.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat membersihkan material longsor di sejumlah titik ruas Jalan Ruteng–Reo–Kedindi, Kabupaten Manggarai, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nurindah mengatakan, hujan intensitas tinggi menyebabkan longsoran tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan nasional itu.
“Hujan deras menyebabkan sejumlah titik ruas jalan tertimbun longsor yang menutupi hampir sebagian badan jalan. Ada juga material yang jatuh atau terbawa air hujan sehingga berserakan di badan jalan,” kata Nurindah kepada VoxNtt.com, Sabtu, 24 Januari 2026 sore.
Menurut dia, BPJN NTT di Manggarai telah menyiagakan personel dan peralatan setiap waktu untuk merespons kejadian longsor di ruas tersebut.
“Material tanah dan bebatuan menutupi hampir sebagian badan jalan. Kendaraan masih dapat melintas di titik longsor,” katanya.
Nurindah menegaskan, alat berat selalu disiagakan di lapangan untuk memastikan proses pembersihan dapat dilakukan segera setiap kali terjadi longsor.
“Kita terus berupaya maksimal sehingga ruas jalan dapat terbuka secara penuh sehingga arus lalu lintas dapat berjalan kembali normal,” katanya menambahkan.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi ruas jalan dengan kontur berbukit dan tebing, terutama saat hujan deras.
“Tetaplah memperhatikan kondisi cuaca, apabila hujan deras hendaknya bisa berhenti sejenak menunggu hujan reda,” ajaknya.
Nurindah memastikan, selama cuaca ekstrem, alat berat akan terus disiagakan guna mengantisipasi gangguan lalu lintas akibat longsor di sepanjang ruas jalan nasional Ruteng–Reo–Kedindi.
Ia menambahkan, selain memprioritaskan kelancaran arus lalu lintas, pihaknya juga memfokuskan pengamanan di titik-titik rawan longsor.
“Prioritas kami adalah melakukan pengamanan dan melancarkan arus lalulintas jalan, disamping itu beberapa lokasi yang rawan terjadi longsor telah kita siagakan alat berat,” terang Nurindah.
Secara teknis, ia memastikan tidak ada material longsor yang menutup total badan jalan sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan jalan nasional tersebut masih fungsional.
Penulis: Isno Baco

