Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov NTT Minta Penyerahan SK Dipusatkan di Ruteng
VOX GURU

Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov NTT Minta Penyerahan SK Dipusatkan di Ruteng

By Redaksi29 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi PPPK Paruh Waktu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com –  Sejumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di wilayah Manggarai Raya meminta agar penyerahan surat keputusan (SK) tidak dilakukan di Kupang, melainkan dipusatkan di Ruteng.

Permintaan itu disampaikan dengan mempertimbangkan faktor cuaca, biaya, dan kondisi kesehatan guru.

Seorang guru PPPK Paruh Waktu yang enggan namanya dimediakan mengatakan, cuaca menjadi salah satu alasan utama usulan pelantikan tidak dilakukan di Kupang.

“Kalau melihat cuaca, kami selalu berharap untuk terima SK di Dinas Cabang saja yang bertempat di Ruteng,” ujarnya kepada VoxNtt.com, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menyebutkan, selain cuaca yang tidak bersahabat, biaya perjalanan yang cukup besar serta kondisi kesehatan guru, khususnya ibu hamil dan ibu menyusui, juga menjadi pertimbangan.

“Cuaca yang tidak bersahabat, biaya yang cukup besar, kondisi kesehatan khusus bumil dan ibu menyusui,” katanya.

Guru lain berinisial EJ juga menyampaikan hal senada. Ia mengaku secara pribadi tidak menginginkan pelantikan dilakukan di Kupang.

“Iya kaka, saya pribadi tidak menginginkan pelantikan di Kupang. Benar seperti yang ite bilang cuaca tidak mendukung,” ujar EJ.

Menurut dia, penyerahan SK akan lebih efektif jika dilakukan di Ruteng.

Permintaan tersebut turut mendapat dukungan dari Anggota DPRD Manggarai Timur, Fransiskus Salesman.

Ia mengusulkan agar penerimaan SK PPPK Paruh Waktu untuk tiga kabupaten di wilayah Manggarai Raya dipusatkan di Ruteng.

“Menimbang secara ekonomi dan keselamatan guru yang harus mengarungi lautan luas dengan cuaca yang tidak bersahabat,” kata Frans.

“Ini masukan dari kami di DPRD Manggarai Timur,” ujarnya.

Terpisah, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menanggapi usulan tersebut secara singkat.

“Noted. Masih dibahas untuk diputuskan,” kata Melki melalui pesan WhatsApp-nya. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena PPPK
Previous ArticlePendidikan Karakter, Benteng Terakhir Remaja
Next Article Rumah Kedua Bernama Santu Josef Freinademetz

Related Posts

Gubernur NTT: Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo Butuh Penanganan Segera

19 Agustus 2026

Penanganan Gempa NTT Diperkuat, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama

18 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.