Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Nelayan Reo Temukan Ikan Duyung Panjang 3 Meter Mati di Pesisir Pantai Tempode
Pojok Info

Nelayan Reo Temukan Ikan Duyung Panjang 3 Meter Mati di Pesisir Pantai Tempode

By Redaksi5 Februari 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ikan duyung ditemukan oleh nelayan Reo mati terdampar di Pantai Tempode (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Seorang nelayan bernama Mat menemukan ikan duyung terdampar dalam kondisi sudah mati di pesisir pantai Tempode, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 5 Februari 2026.

Menurut keterangan Mat, saat pertama kali ia temukan ikan duyung itu terdapat luka seperti bekas dipukat di sirip depan.

Ikan uyung tersebut, kata dia, memiliki panjang 3 meter dan beratnya mungkin ratusan kilogram.

Dia pun mengaku baru pertama kali menemukan ikan jenis ini sekitar pesisir pantai Reo.

“Saya juga sering melaut, tapi baru kali ini lihat ikan sebesar ini. Beratnya mungkin ratusan kilo,” katanya dihububungi VoxNtt.com, Kamis siang.

Selanjutnya, nelayan beserta warga sekitar langsung mengubur hewan dugong itu di seputaran pantai lokasi pertama kali ditemukan.

“Warga langsung mengubur di dekat lokasi penemuan,” tambahnya.

VoxNtt.com mencoba merangkum fakta-fakta tentang ikan duyung dari beberapa sumber.

Habitat ikan duyung diketahui hidup di perairan dangkal, terutama di perairan Indonesia timur hingga utara Australia.

Karakteristik duyung sendiri memiliki tubuh besar, rambut kasar di sekitar mulut (sensor), dan ekor berbentuk sirip.

Selain itu perilaku duyung, nokturnal, herbivora, dan sering menyendiri atau dalam kelompok kecil.

Status rentan punah (vulnerable to extinction) akibat perburuan dan kerusakan habitat.

Penulis: Berto Davids

Kecamatan Reok Manggarai Pantai Tempode Reo
Previous ArticleSeni Mencintai di Tengah Badai Kekerasan dan Pengkhianatan
Next Article Dosen Unika St. Paulus Ruteng Paparkan Kemampuan Akademik Siswa SMA di Manggarai

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Cak Imin Lantik Sewargading Jadi Ketua DPC PKB Manggarai Barat Periode 2026-2031

27 Juli 2026

PMKRI dan Proyek Kebhinekaan

26 Juli 2026

STEAMS Membangun Murid Berpikir Bijaksana

25 Juli 2026

Kompak Indonesia Minta Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Diusut hingga Aktor Utama

24 Juli 2026

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.