Kupang, VoxNTT.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Area Nusa Tenggara Timur bersama Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) sekaligus akselerasi kinerja Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston Kupang, Selasa, 20 Februari 2026.
FGD tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BRI cabang se-NTT dan kejaksaan negeri di wilayah NTT.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam penanganan persoalan hukum perdata dan tata usaha negara, khususnya terkait kredit bermasalah.
Kepala BRI Area Kupang, Mochamad Reza Bondan Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan yang selama ini membantu pengembalian kerugian negara akibat kredit macet di BRI.
“Total 7,7 Miliar total kerugian yang telah dikembalikan ke negara,” katanya.
Menurut Reza, kerja sama antara BRI dan Kejati NTT telah berlangsung cukup lama dan dinilai memberikan kontribusi signifikan.
“Oleh karena itu, hari ini akan ada perpanjangan kerjasama BRI dan Kejaksaan. Untuk mengapresiasi kejaksaan mengembalikan keuangan negara kami akan memberikan apresiasi bagi kejaksaan yang paling banyak mengembalikan kerugian negara,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekeliruan dalam pelaksanaan kerja sama selama ini.
“Kami mohon maaf jika masih ada kekeliruan dalam kerja sama selama ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, BRI juga memberikan penghargaan kepada tiga kejaksaan negeri yang dinilai paling banyak mengembalikan kerugian negara.
Urutan ketiga diraih Kejaksaan Negeri Flores Timur, disusul Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang di posisi kedua, dan peringkat pertama diraih Kejaksaan Negeri Alor.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo menyebutkan, saat ini institusinya berada dalam era transformasi yang menuntut penguatan sistem dan karakter secara bersamaan.
Menurut dia, peran jaksa pengacara negara harus mampu menjadi mitra strategis yang memastikan kebijakan korporasi berjalan dengan baik.
“Kami siap backup apapun yang bisa memberikan dampak baik bagi BRI. Sinergitas antara BRI dan kami bisa berjalan dengan baik,” katanya
Ia berharap seluruh pihak dapat menyamakan persepsi secara profesional dalam menjalankan kerja sama tersebut.
“Saya berharap kita dapat menyamakan persepsi secara profesional. Para Kajari saya harapkan mengikuti kegiatan ini sampai selesai,” pungkasnya.
Penulis: Ronis Natom

