Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Relawan SPPG Reok Wangkung 2 Tanam Mangrove di Pantai Nanga Banda
Regional NTT

Relawan SPPG Reok Wangkung 2 Tanam Mangrove di Pantai Nanga Banda

By Redaksi17 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Relawan SPPG Reok Wangkung 2 dan beberapa kelompok SIBAT Kelurahan Baru menanam mangrove di Pantai Nanga Banda (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Reok Wangkung 2, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur menanam bibit mangrove di kawasan Pantai Nanga Banda, Selasa, 17 Februari 2026.

Kegiatan tersebut disebut sebagai simbol komitmen relawan dalam menjaga masa depan lingkungan pesisir.

Penanaman mangrove dilakukan bersama Kelompok Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kelurahan Baru yang memberikan pengarahan mengenai pentingnya mangrove sebagai pelindung alami habitat biota laut dari abrasi maupun erosi.

Kepala SPPG Reok Wangkung 2, Bernadus Indra Memo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap ekosistem pesisir sekaligus upaya menjaga masa depan bumi.

Menurut Indra, penanaman mangrove dilaksanakan secara terstruktur agar bibit yang ditanam memiliki peluang tumbuh optimal di sepanjang kawasan pantai.

Ia menilai keterlibatan relawan dalam pelestarian lingkungan menunjukkan bahwa SPPG tidak hanya berperan sebagai penyedia dan pendistribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga memahami tanggung jawab menjaga lingkungan hidup sebagai kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

Sehingga melalui kegiatan ini, para relawan tidak hanya menanam mangrove tetapi turut menumbuhkan rasa cinta terhadap alam.

“Mereka tidak hanya belajar tentang MBG tetapi turut memahami secara praktis tentang fungsi mangrove dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” jelas Indra.

Indra menambahkan, SIBAT Kelurahan Baru dilibatkan untuk memberikan pendampingan teknis mengenai cara merawat mangrove agar dapat tumbuh dengan baik. Para relawan juga diajak mengenali berbagai jenis mangrove beserta manfaat ekologisnya.

“Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan adanya rasa memiliki serta komitmen dalam memantau pertumbuhan bibit,” ungkap Indra.

Penulis: Berto Davids

Kecamatan Reok Manggarai Nanga Banda Program Makan Bergizi Gratis
Previous ArticleProyek Irigasi Desa Bangka Jong Belum Rampung, Warga Soroti Transparansi di Tengah Laporan ke Kejaksaan
Next Article Polres Manggarai Amankan Barang Bukti Curanmor di Ruteng, Pelaku Masih Diburu

Related Posts

Badan Jalan Ruteng-Reo yang Retak dan Nyaris Putus Sedang Ditangani PPK 3.3

10 Maret 2026

Polsek Reo Patroli di Bantaran Sungai Waepesi, Warga Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

10 Maret 2026

Penyuluh KB Tewas Tertimpa Pohon Tumbang saat Berangkat Kerja, Bupati Manggarai Sampaikan Belasungkawa

9 Maret 2026
Terkini

Badan Jalan Ruteng-Reo yang Retak dan Nyaris Putus Sedang Ditangani PPK 3.3

10 Maret 2026

Saat Negara Fokus Memberi Makan, Akal Sehat Justru Terabaikan

10 Maret 2026

Kementerian HAM Kawal Pemenuhan Hak 13 Korban TPPO Asal Jawa Barat di Sikka

10 Maret 2026

Sirkulasi Tobat: Meminta Maaf dan Memaafkan Tanpa Batas

10 Maret 2026

Ketua AMA Kupang Kecam Perang Antarwarga di Adonara

10 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.