Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Dokumen Administrasi Sekolah Rakyat di Manggarai Masih Berproses, Pemda Tunggu KKPR
Pendidikan NTT

Dokumen Administrasi Sekolah Rakyat di Manggarai Masih Berproses, Pemda Tunggu KKPR

By Redaksi13 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai, Benyamin San (Foto: Isno Baco/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Manggarai yang berlokasi di SMPN 1 Iteng, Kecamatan Satarmese, hingga kini masih terkendala kelengkapan dokumen administrasi. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan sekolah tersebut seluas sekitar 5,4 hektare.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai, Benyamin San, mengatakan salah satu dokumen yang masih dalam proses adalah Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).

“Salah satu dokumen yang masih dalam proses yakni Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) yang saat ini tengah dikaji oleh instansi terkait,” kata Benyamin kepada VoxNtt.com, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia mengungkapkan dokumen tersebut sebelumnya telah mendapat respons dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan saat ini masih dalam proses kajian teknis oleh instansi terkait.

“Dua Minggu lalu itu ada dokumen yang harus dilengkapi oleh Dinas Sosial lagi KKPR namanya. Harus berproses di Perizinan dan dari Perizinan sekitar 4 hari mereka sudah keluarkan,” ujarnya.

Selain melengkapi dokumen KKPR, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai dokumen administrasi lain sebagai bagian dari persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

Benyamin menyebut salah satu dokumen penting berupa sertifikat tanah telah diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Manggarai sebagai dasar legalitas lokasi pembangunan. Dokumen tersebut telah dikirimkan kepada pemerintah pusat.

Menurut dia, sertifikat tersebut juga telah disampaikan kepada Kementerian PUPR sebagai tim teknis, serta kepada Kementerian Sosial.

“Kan kita lagi mempersiapkan dokumennya. Untuk sertifikatnya sudah oke dan itu sudah dikeluarkan dari Badan Pertanahan. Kami sudah kirim ke Kementerian PUPR selaku tim teknisnya dan juga ke Kementerian sosial,” katanya.

Benyamin menjelaskan setelah dokumen KKPR selesai diproses, seluruh kelengkapan administrasi akan kembali dikirim ke Kementerian PUPR untuk ditindaklanjuti. Pemerintah daerah saat ini masih menunggu tahapan berikutnya dari pemerintah pusat terkait rencana pembangunan sekolah tersebut.

Ia menambahkan pada tahap verifikasi awal, sejumlah dokumen utama telah dipenuhi, termasuk penerbitan sertifikat khusus untuk lokasi pembangunan.

“Nanti ketika dilengkapi semua dokumennya apalagi tanahnya tidak bermasalah itu pasti terlaksana program itu,” ungkapnya.

Sebelumnya lahan tersebut masih menggunakan sertifikat yang sama dengan lokasi SMP di kawasan tersebut. Namun kini telah diterbitkan sertifikat tersendiri untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat seluas sekitar 5,4 hektare.

Benyamin meyakini program pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Manggarai tetap akan dilaksanakan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, Kabupaten Manggarai termasuk salah satu daerah yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

“Kalau dari hasil koordinasi-koordinasi kami ke pusat, memang Manggarai termasuk salah satunya, utuk NTT ini kan baru hanya satu di kabupaten Kupang,” tutupnya.

Penulis: Isno Baco

Kecamatan Satarmese Manggarai Sekolah Rakyat SMPN 1 Iteng
Previous ArticlePolisi Tangkap Pelaku Curanmor di Satarmese, Satu Orang Masih Buron
Next Article Monumen Bruno Sukarto Diresmikan di STIKOM Uyelindo Kupang

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Kafegama dan JPIC OFM Salurkan 390 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Sambi Rampas

7 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.