Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diduga Sedot Air PDAM, Aktivitas Mobil Tangki Ganggu Pasokan Warga di Ruteng
Regional NTT

Diduga Sedot Air PDAM, Aktivitas Mobil Tangki Ganggu Pasokan Warga di Ruteng

By Redaksi24 Maret 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mobil tangki yang diduga menyedot air meteran PDAM Tirta Komodo dengan menggunakan pompa sanyo. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sebuah mobil tangki bernomor polisi W 8740 QH diduga menyedot air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Komodo di Ruteng menggunakan pompa sanyo. Aktivitas tersebut dilaporkan mengganggu distribusi air bagi warga sekitar.

Hasil penelusuran VoxNtt.com, dugaan penyedotan terjadi di kompleks Bandara Frans Sales Lega, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Air yang disedot diduga digunakan untuk kepentingan industri, yakni memasok salah satu perusahaan air minum di Reo, Kecamatan Reok.

Warga setempat, Yosep Jempaut, menilai tindakan tersebut tidak sesuai aturan karena berpotensi menghambat distribusi air bagi masyarakat. Ia mengatakan, aktivitas penyedotan menyebabkan aliran air ke rumah warga sering terhenti.

Pada Senin malam, 23 Maret 2026, Yosep mengaku aliran air di lingkungannya kerap macet setiap kali mobil tangki tersebut melakukan penyedotan.

“Setiap kali mereka sedot pakai pompa sanyo air jadi macet. Ini tidak bisa dibenarkan secara aturan karena telah mengganggu aliran air untuk warga sekitar,” kata Yosep.

Ia menyebut, aktivitas tersebut terjadi hampir setiap pekan dan berdampak langsung pada kebutuhan air keluarganya.

“Pokoknya setiap pekan mereka datang sedot air pakai pompa sanyo. Kalau mereka sudah sedot maka otomatis aliran air ke kami tidak jalan, ini sangat meresahkan sekali. Saya berharap PDAM bisa telusuri ini termasuk telusuri perusahaan air minum di Reo,” tutur Yosep.

Direktur PDAM Tirta Komodo, Marsel Sudirman, mengatakan penyedotan air menggunakan pompa sanyo secara langsung dari jaringan tidak dibenarkan karena dapat mempengaruhi distribusi air.

“Tetap dicek dulu kebenaran informasinya karena kalau sedot air pakai pompa sanyo langsung dari meteran tidak bisa dibenarkan,” ujar Marsel.

“Kalau pompa sanyo dari penampung yang setelah meteran mungkin masih dibenarkan, tetapi kalau dari pipa tidak dibenarkan karena sangat mempengaruhi distribusi air ke sekitarnya,” ujar Marsel menambahkan.

Ia mengaku pihaknya telah mengetahui mobil tangki yang dimaksud. Marsel menjelaskan, sebelumnya permintaan pembelian air langsung dari bak kantor ditolak dan disarankan menggunakan meteran sesuai standar.

“Petugas sudah cek mereka pakai meteran 3/4, itu pas dan tidak dipersoalkan karena bukan meteran standar rumah tangga. Yang jadi persoalannya mereka sedot pakai pompa sanyo berdasarkan informasi dite,” jelas Marsel.

Ia menyatakan baru menerima informasi tersebut dan akan segera melakukan penelusuran.

“Tolong kasih data yang jelas adik agar mudah ditelusuri. Tolong kirim nama pemilik mobilnya, plat mobilnya, lokasi penyedotan, termasuk pegawai PDAM yang pasang meteran itu. Kalau nanti ketahuan pasti saya akan proses karena sebelum perusahan bertindak harus jelas agar tidak salah mengambil keputusan,” kata Marsel.

“Kami akan ke lokasi. Terima kasih adik atas informasinya. Tenang saya punya cara untuk bisa ungkapkan hal ini,” katanya lagi.

Penulis: Berto Davids

Kabupaten Manggarai Manggarai PDAM Tirta Komodo
Previous ArticleTurnamen Sepak Bola untuk Pembangunan Gereja Reweng Resmi Dibuka
Next Article BKD NTT Sebut Surat Koordinasi Jelang Pelantikan Kepsek Hoaks, 104 Calon Tetap Dilantik

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.