Ruteng, VoxNTT.com – Ribuan umat Katolik memadati Stasi Hati Kudus Mendo, Desa Golo Mendo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Jumat, 3 Maret 2026, untuk mengikuti perayaan tablo yang diselenggarakan Orang Muda Katolik (OMK) setempat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hening tersebut menghadirkan pementasan kisah sengsara Yesus Kristus. Sejak pagi hari, umat dari berbagai wilayah hadir untuk menyaksikan sekaligus merenungkan peristiwa Jalan Salib.
Tablo diperankan secara total oleh OMK Stasi Hati Kudus Mendo dengan menampilkan sejumlah fragmen penderitaan Kristus, mulai dari perjalanan menuju Golgota hingga peristiwa penyaliban.
Pementasan tersebut menggambarkan secara visual setiap adegan, termasuk langkah tertatih, cambukan, hingga suasana duka di bawah salib.
Selama pementasan berlangsung, suasana haru menyelimuti umat. Sejumlah umat tampak meneteskan air mata saat menyaksikan adegan-adegan yang diperagakan. Kehadiran pemeran perempuan dengan balutan kerudung hitam turut memperkuat nuansa duka dalam tablo tersebut.
Tokoh Yesus diperankan dengan penghayatan mendalam, menggambarkan makna penderitaan dan pengorbanan sebagai simbol kasih. Melalui pementasan ini, umat diajak untuk merefleksikan makna salib dalam kehidupan sehari-hari.
Pendamping tablo OMK Stasi Hati Kudus Mendo, Fand Paulus mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan iman kaum muda di lingkungan gereja.
“Melalui tablo ini, kami berharap OMK semakin mendalami makna perjalanan salib Yesus, untuk kemudian direnungkan dengan iman yang utuh sebagai orang Katolik yang setia,” ujarnya.
Ia menambahkan, tablo tidak hanya menjadi media ekspresi seni, tetapi juga sarana perjumpaan iman yang konkret bagi kaum muda dan umat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan keterlibatan aktif OMK dalam kehidupan menggereja. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai iman diharapkan tidak berhenti pada pementasan, tetapi dapat dihayati dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Leo Jehatu

