Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»“Dari Benih ke Pohon”, SMK Negeri 3 Komodo Terus Tumbuh di Usia yang ke-6 Tahun
Pendidikan NTT

“Dari Benih ke Pohon”, SMK Negeri 3 Komodo Terus Tumbuh di Usia yang ke-6 Tahun

By Redaksi21 Mei 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala SMK Negeri 3 Komodo, Hortensia Herima saat membawakan sambutan dalam perayaan HUT ke-6 SMK Negeri 3 Komodo, Rabu, 20 Mei 2026 (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com- Keluarga besar SMK Negeri 3 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-6 pada Rabu, 20 Mei 2026.

Perayaan HUT itu diawali dengan Misa Syukur yang penuh khidmat, disusul oleh unjuk kebolehan para siswa dan guru yang membawakan berbagai acara dari nyanyi, membaca puisi hingga beragam tarian adat khas Manggarai.

Di usia yang ke-6 ini, SMK Negeri 3 Komodo mengusung tema “Dari Benih ke Pohon: Tumbuh untuk Menginspirasi”.

Kepala SMK Negeri 3 Komodo, Hortensia Herima, mengisahkan perjalanan panjang SMK Negeri 3 Komodo sejak 2020 hingga hari ini.

Tema “Dari Benih ke Pohon” kata dia, mengambarkan perjuangan panjang sekolah itu sampai pada kesuksesan.

“Kami berada di usia yang ke-enam hari ini melalui proses yang sangat panjang. Butuh kerja sama, komunikasi yang baik, bahkan sampai menangis demi mencapai kesuksesan,” ujar Osi sapaan Hortensia kepada VoxNtt.com.

Osi berkata, 726 peserta didik yang bersekolah di sekolah yang ia pimpin adalah hasil dari kerja keras berbagai pihak yang terus mendukung SMK Negeri 3 Komodo.

Sekolah ini kata dia, terus bertumbuh dengan menambah lagi dua kompetensi keahlian. Dan kini telah menjadi empat di antaranya Ekowisata (Wisata Bahari dan Ekowisata), Seni Tari, Perhotelan dan Kuliner.

“Tahun ini, pihak sekolah resmi menambah dua jurusan baru, yakni Perhotelan dan Kuliner,” katanya

Ia mengakui, sekolahnya masih merasakan berbagai kekurangan dan sangat membutuhkan dukungan berkesinambungan dari orang tua, masyarakat, serta pemerintah.

Osi mengatakan, saat ini SMK Negeri 3 Komodo telah menerapkan program One School One Product (Satu Sekolah Satu Produk) yang dicanangkan Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Bukan hanya satu kata dia, sekolahnya bahkan telah melampaui target tersebut.

“Kami bukan one school one product lagi, tapi one school many products (satu sekolah banyak produk),” tegasnya.

Ia mencontohkan, jurusan Seni Tari dan Ekowisata masing-masing telah diwajibkan memiliki produk karya. Sementara itu, jurusan Kuliner yang baru berjalan satu tahun sudah mampu memproduksi aneka makanan.

Ke depan, sekolah yang saat ini berakreditasi B tersebut menargetkan peningkatan nilai menjadi A dalam lima tahun mendatang.

Jika target akreditasi tersebut tercapai, pihak sekolah berencana melakukan ekspansi dengan membuka jurusan Pertanian.

“Melihat kebutuhan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat serta kondisi lingkungan sekitar yang merupakan daerah agraris, kami menilai wilayah ini sangat cocok untuk membuka jurusan Pertanian,” papar Osi.

Dia menambahkan SMK Negeri 3 Komodo saat ini sedang mematangkan produk literasi berupa penerbitan buku kedua karya warga sekolah.

Acara HUT yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dihadiri juga oleh Pengawas Pembina dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 6 Ruteng, perwakilan Polsek Komodo, PT Erlangga, komite sekolah, perwakilan gereja dan warga setempat.

Penulis: Sello Jome

Mabar Manggarai Barat SMK Negeri 3 Komodo
Previous ArticleSatu Persen Babi dalam Pesta Babi
Next Article Pendidikan Itu Pekerjaan Peradaban Cinta

Related Posts

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Misteri Keindahan Manusia

10 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026

Pensiunan ASN Sebut AKP Serfolus Tegu Dalang Penggerudukan Mapolres Nagekeo

10 Juni 2026

Operasi Patuh Turangga 2026 di Manggarai Ditunda, Polisi Perbanyak Edukasi dan Kegiatan Simpatik

10 Juni 2026

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.