Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gubernur NTT Ditantang Selesaikan Masalah Korupsi BUMD dalam 100 Hari Kerja
NTT NEWS

Gubernur NTT Ditantang Selesaikan Masalah Korupsi BUMD dalam 100 Hari Kerja

By Redaksi20 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur dan wakil Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru dilantik, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendapat tantangan besar dalam 100 hari kerjanya untuk melakukan pembersihan menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov NTT.

Tantangan ini disampaikan oleh Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa, yang menyoroti maraknya dugaan korupsi berjamaah di beberapa BUMD, seperti Bank NTT, PT Flobamor, PT Jamkrida, dan PT Bolok.

“Sudah saatnya Pemprov NTT melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan dan pengelolaan SDM di BUMD milik daerah. Dugaan korupsi yang melibatkan banyak pihak harus segera diungkap dan dibereskan,” ujar Gabriel pada konferensi pers yang digelar, Kamis, 20 Februari 2025.

Gabriel menegaskan, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional, diperlukan orang-orang yang berintegritas, inovatif, dan kreatif dalam mengelola BUMD, bukan mereka yang terjebak dalam praktik kolusi dan nepotisme.

“Harapannya, BUMD yang dikelola oleh pemerintah daerah dapat menjadi entitas yang melayani rakyat dengan prinsip transparansi dan jauh dari praktik KKN,” kata Gabriel.

Gabriel juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sosial-ekonomi NTT yang masih terpuruk, dengan sejumlah masalah besar seperti perdagangan manusia (human trafficking) dan perampokan hak-hak ekonomi rakyat NTT.

“Kami ingin agar suara rakyat NTT yang selama ini tertindas bisa didengar. Keberlanjutan pembangunan di NTT sangat bergantung pada integritas para pemimpinnya,” tegasnya.

KOMPAK Indonesia juga menyampaikan tiga poin penting dalam dukungannya terhadap langkah-langkah yang harus segera dilakukan oleh Gubernur NTT.

Pertama, Implementasi Meritokrasi: Gubernur NTT diminta untuk menerapkan pola meritokrasi dalam pemilihan pejabat struktural, terutama kepala dinas dan perangkat birokrasi lainnya.

Penunjukkan pejabat harus didasarkan pada kemampuan dan integritas, bukan pada dasar kolusi atau nepotisme.

Kedua, Audit Menyeluruh BUMD: Kompak Indonesia mendesak Gubernur NTT untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan dan sumber daya manusia di BUMD milik Pemprov NTT, termasuk Bank NTT, PT Flobamor, PT Jamkrida, PT Bolok, dan perusahaan milik daerah lainnya, sebagai bagian dari program 100 hari kerja.

Ketiga, indak Lanjut Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat: Gubernur NTT diminta untuk berkolaborasi dengan Presiden RI dan pihak terkait di pusat guna mencopot pimpinan Forkopimda yang terindikasi memperkaya diri sendiri dan kolega mereka dengan mengorbankan kesejahteraan rakyat NTT.

Pada hari yang sama, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik seluruh kepala daerah non-sengketa yang terpilih dalam Pemilu 2024, termasuk Gubernur NTT yang baru.

Penulis: Ronis Natom

Emanuel Melkiades Laka Lena Gabriel Goa Johni Asadoma Kompak Kompak Indonesia Melki Laka Lena
Previous ArticlePraktisi Hukum Minta Kasus Dugaan Pemukulan TNI di Ruteng Dilaporkan ke Polisi Militer
Next Article Tiga Gubernur NTT dengan Latar Belakang Pendidikan dan Profesi Tenaga Kesehatan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.