Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Melki Laka Lena Resmikan NTT Mart ke-18 di Manggarai, Dorong UMKM Lebih Produktif
Ekbis

Melki Laka Lena Resmikan NTT Mart ke-18 di Manggarai, Dorong UMKM Lebih Produktif

By Redaksi27 Januari 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat pose bersama dengan unsur Forkopimda Kabupaten Manggarai usai meresmikan NTT Mart di Manggarai (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan Gerai NTT Mart by UBSP (Usaha Bersama Simpan Pinjam) Lembu Nai SMAN 2 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Selasa, 27 Januari 2026. Gerai ini menjadi NTT Mart ke-18 yang hadir di Nusa Tenggara Timur sebagai etalase pemasaran produk-produk UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menyebutkan bahwa NTT Mart kini telah hadir di 18 kabupaten/kota di NTT. Kehadiran gerai tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan ruang dan pasar yang jelas bagi produk-produk UMKM masyarakat.

“Kita punya sumber daya yang luar biasa besar di NTT, tetapi selama ini belum diusahakan secara optimal. NTT Mart hadir untuk mendukung dan memuliakan produksi UMKM masyarakat NTT agar memiliki tempat dan pasar yang jelas,” tegasnya.

Menurut Melki, NTT Mart dirancang untuk memberi ruang yang luas bagi produk UMKM lokal agar berkembang dan dikenal lebih luas. Ia menegaskan, keberadaan NTT Mart merupakan bagian dari strategi mendorong ekonomi daerah yang berbasis produksi.

“Melalui NTT Mart ini, kita ingin memberi ruang bagi produk-produk UMKM kita. Ini bagian dari upaya mendorong ekonomi NTT yang produktif, bukan konsumtif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Melki juga mendorong desa, komunitas, hingga sekolah untuk mengembangkan produk unggulan masing-masing agar dapat dipasarkan melalui NTT Mart.

Ia menguraikan empat persoalan utama yang selama ini dihadapi UMKM di NTT, yakni permodalan, pendampingan, literasi keuangan, dan akses pasar.

“Untuk urusan modal dan pendampingan, perbankan harus siap mendukung melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pendampingan agar UMKM lebih produktif. Literasi keuangan masyarakat kita juga masih lemah dan perlu diperkuat, dan ini teman-teman perbankan perlu bantu juga,” jelasnya.

Terkait akses pasar, Melki menilai kehadiran NTT Mart merupakan bentuk keberpihakan nyata pemerintah dalam membuka pasar bagi produk UMKM NTT.

Bahkan, ia mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk berbelanja produk lokal di NTT Mart secara rutin.

“Kalau produksinya sudah lengkap dan kontinyu, kita dorong ASN untuk wajib menjadi pembeli di NTT Mart. Minimal 100 ribu per bulan. Toh, yang dibeli juga adalah produk-produk yang kita sendiri pakai di rumah,” pungkasnya.

Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit menyampaikan apresiasi atas kehadiran NTT Mart di wilayahnya.

Ia berharap masyarakat Manggarai tidak hanya menjadi konsumen produk luar daerah, tetapi juga menjadi produsen produk lokal yang bisa dipasarkan ke daerah lain melalui NTT Mart.

“Kami mengapresiasi kehadiran NTT Mart ini. Kualitas, harga, dan pelayanan harus menjadi prioritas. Kami juga mengajak seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk berbelanja kebutuhan di NTT Mart,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zeth Soni Libing menjelaskan bahwa NTT Mart di Manggarai menjadi contoh pertama kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dengan sekolah.

“Selama ini NTT Mart bekerja sama dengan Dekranasda dan Gereja. Di Manggarai, ini menjadi contoh pertama kerja sama dengan sekolah. Tujuannya untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada generasi muda sekaligus mengimplementasikan Gerakan Beli NTT,” jelasnya.

Gerai NTT Mart by UBSP Lembu Nai SMAN 2 Langke Rembong akan dikelola oleh Koperasi Sekolah SMAN 2 Langke Rembong. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis produksi serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Penulis: Isno Baco

Emanuel Melkiades Laka Lena Manggarai Melki Laka Lena NTT Mart
Previous ArticleWabup Matim Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi atas Penemuan Korban Tertimbun Longsor
Next Article Pendidikan Karakter bagi Remaja di Lingkungan Sekolah pada Era Modern

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.