Labuan Bajo, VoxNTT.com- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menghadiri pertemuan strategis bersama Uskup se-wilayah Provinsi Gerejawi Ende dan para Bupati se-daratan Flores dan Lembata di Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret – Nita, Maumere, Kamis 12 Maret 2026.
Dalam pertemuan itu, Bupati yang akrab disapa Edi Endi itu menunjukkan dua sektor strategis yang membuka prospek signifikan yaitu yang pertama, sektor pariwisata yang berkembang pesat sejak Labuan Bajo ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas nasional.
Kunjungan wisatawan meningkat dari 411.349 orang pada tahun 2024 menjadi 500.008 orang pada tahun 2025, membuka peluang ekonomi bagi komunitas lokal.
Sektor kedua yang dinilai strategis untuk membuka prospek signifikan kata dia yaitu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Bupati Manggarai Barat dua periode itu, program MBG berpotensi menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp400 miliar di Manggarai Barat.
Program ini, kata dia, membuka kesempatan bagi petani, nelayan, dan peternak lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok penyediaan bahan pangan.
“Tantangannya adalah memastikan bahwa masyarakat lokal dapat mengambil peran yang lebih besar sebagai pelaku ekonomi sehingga berbagai peluang tersebut memberikan manfaat nyata,” tegas Bupati Endi.
Bupati Edi menggarisbawahi bahwa membuka peluang ekonomi saja tidaklah cukup tanpa didukung oleh kesiapan sumber daya manusia.
Dalam hal ini, pendidikan memiliki peran mendasar, khususnya pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Saat ini kata dia, NTT memiliki 364 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan lebih dari 43 ribu siswa, termasuk 19 SMK di Kabupaten Manggarai Barat.
Akan tetapi, kualitas pembelajaran, fasilitas praktik, dan keterhubungan dengan dunia usaha masih memerlukan penguatan.
Untuk diketahui, hadir juga dalam kegiatan ini Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus, Vikjen Keuskupan Ruteng, Romo Sebastian Hobahana, Bupati Kab. Sikka Juventus P. Y. Kago, Bupati Ende Yosef B. Badeoda, Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, Bupati Flores Timur Antonius D. Dihen, Bupati Lembata Petrus K. Tuaq dan Sekda Ngada Yohanse C. W. Ngebu.
Dalam pertemuan ini, Bupati Edi memaparkan materi terkait kondisi sejumlah sektor strategis di Kabupaten Manggarai Barat yang menjadi bagian dari tema pertemuan yakni Usaha Peningkatan Ekonomi Umat, Masalah Migran dan perantauan, serta tantangan dalam perantauan.
Penulis: Sello Jome

