Mbay, VoxNTT.com – Ada cerita menarik di balik ajang Open Tournament Karang Taruna Mbay I Futsal 2026 di Kabupaten Nagekeo. Fastpay FC, tim yang tak pernah diunggulkan justru lolos ke fase 8 besar.
Cerita luar biasa ini berangkat dari perjalanan tim pendatang baru “Fastpay FC” yang tak pernah diperhitungkan apalagi sampai masuk dalam daftar tim unggulan.
Dimulai dengan penampilan impresif di fase grup. Fastpay FC sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah mencatat kemenangan terbesar di Grup H dengan mengalahkan Manfil 24 dengan skor telak 9-0.
Hasil tersebut sekaligus menempatkan Fastpay FC sebagai salah satu tim paling produktif di babak penyisihan.
Momentum positif itu terus berlanjut pada laga babak 16 besar yang berlangsung Rabu 10 Juni2026. Menghadapi Koflo FC, Fastpay FC kembali menunjukkan taktik permainan menyerang yang efektif dan berhasil meraih kemenangan penuh dengan skor 7-3. Hasil ini sekaligus memastikan tim besutan Riet Ekalamuri ini lolos ke babak 8 besar.
Sepanjang kompetisi, Fastpay FC tampil tajam dengan mengoleksi 29 gol dan hanya kebobolan 10 gol sepanjang kompetisi.
Fastpay FC secara statistik sangat berpeluang melibas seluruh lawan-lawannya dan menjadi kandidat terkuat menuju final.
Bagaimana tidak, di bawah arahan Coach Otmar Demu, para pemain pemula yang baru saja merasakan atmosfer kompetisi tingkat kabupaten justru tampil konsisten pada keseimbangan permainan baik saat melakukan presing, menyerang maupun bertahan.
Tanpa pengalaman, mereka justru mampu menunjukkan daya juang tinggi, disiplin, dan kerja sama tim yang luar biasa.
Keberhasilan tim Fastpay FC juga tak lepas dari dukungan para sponsor, seperti Fastpay Pusat, Loket Fastpay Do Hawu Mbay, dan Loket Fastpay Elkana Boawae.
Pola sponsor ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendorong perkembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Nagekeo.
Dengan permainan atraktif, semangat pantang menyerah, serta dukungan manajemen yang solid, Fastpay FC kini menjelma menjadi salah satu tim yang paling banyak diperbincangkan dalam turnamen.
Status sebagai pendatang baru tidak menjadi penghalang untuk bersaing dengan tim-tim yang lebih berpengalaman.
“Kami tidak datang hanya untuk meramaikan turnamen, tetapi untuk belajar, berkembang, dan membuktikan bahwa anak-anak muda Nagekeo memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan,” ujar Manajer Fastpay FC, Riet Ekaputri.
Penulis: Patrianus Meo Djawa

