Labuan Bajo, VoxNTT.com – SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, resmi membuka pendaftaran peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Tujuh Tangkai Pulau Boleng itu diharapkan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah kepulauan yang selama ini kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama.
Pembangunan sekolah tersebut telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan siap digunakan dalam waktu dekat. Kehadiran SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng akan melayani kebutuhan pendidikan masyarakat di sembilan dusun yang membentang dari kawasan Teluk Boleng hingga Pontianak.
Selama ini, banyak anak dari wilayah kepulauan harus menyeberangi laut menuju Labuan Bajo untuk melanjutkan pendidikan. Sebagian lainnya terpaksa tidak melanjutkan sekolah karena terkendala biaya transportasi dan jauhnya jarak tempuh.
Akhir pekan lalu, pembangunan sekolah mendapat dukungan dari Matheus Siagian bersama keluarga besar Saroha Batak Labuan Bajo. Turut hadir Kepala PAUD/TK Bajo Kiddy, Wiwin Windarti, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa alat tulis, perlengkapan belajar, dan kebutuhan pendidikan lainnya. Mereka juga menghimpun dana tambahan untuk menyelesaikan pemasangan keramik pada dua ruang kelas beserta biaya material dan tenaga kerja.
Matheus Siagian mengatakan pembangunan sekolah itu bukan hanya membangun fasilitas pendidikan, melainkan juga membuka masa depan bagi anak-anak Pulau Boleng.
“Kalau sekolah hadir dekat dengan masyarakat, maka semakin kecil kemungkinan anak-anak putus sekolah. Ini bukan hanya tentang bangunan, tetapi tentang masa depan generasi Pulau Boleng,” ujarnya.
Kepala SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng, Mahendra mengatakan sekolah tersebut dibangun agar anak-anak kepulauan dapat memperoleh pendidikan tanpa harus meninggalkan keluarga.
“Jarak boleh memisahkan kita dari kota besar, tetapi lautan bukanlah pembatas untuk mimpi anak-anak kita. Kami ingin menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak tepat di halaman rumah mereka sendiri,” ujar Mahendra.
Selain mempersiapkan kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah juga tengah menjajaki kerja sama pendidikan dengan sekolah internasional di Singapura.
Program itu diharapkan dapat memperluas wawasan global sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para siswa.
Sementara itu, organisasi Kitabisa dijadwalkan menyalurkan bantuan tahap akhir pada pekan ini untuk menyelesaikan pembangunan sekolah hingga 100 persen.
Pihak sekolah mengimbau masyarakat Pulau Boleng dan wilayah sekitarnya segera mendaftarkan putra-putri mereka sebagai peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. [VoN]
Informasi dan pendaftaran: Abdul Karim: 0812-3712-9588, Mahendra: 0812-4221-1670

