Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa
Pojok Info

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

Camat Welak Heribertus Manggas mengatakan gempa juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan berat
By Redaksi15 Agustus 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Camat Welak Heribertus Manggas saat mengunjungi 7 pasien korban gempa di Puskesmas Orong, Sabtu, 15 Agustus 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Pemerintah Kecamatan Welak mencatat 158 unit rumah rusak berat akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Camat Welak Heribertus Manggas mengatakan gempa juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan berat. Fasilitas yang terdampak antara lain Pustu Rehak dan Kantor Desa Orong.

“Update data terbaru dampak gempa untuk wilayah Kecamatan Welak, rumah rusak berat 158 unit. Fasilitas umum (Pustu Rehak) rusak berat dan kantor desa Orong rusak berat,” kata Heribertus kepada VoxNtt.com, Sabtu malam.

Selain kerusakan bangunan, gempa menyebabkan tujuh orang menjadi korban setelah sebuah rumah roboh di Kampung Wae Dangka. Dari tujuh korban tersebut, tiga orang mengalami luka ringan, dua orang luka sedang, dan dua orang luka berat.

“Semua korban tadi dirawat di luar gedung puskesmas Orong karena berjaga-jaga adanya gempa susulan,” ungkap dia.

Heribertus mengatakan seluruh korban telah mendapat penanganan dari petugas kesehatan Puskesmas Orong. Setelah mendapatkan perawatan, para korban diizinkan kembali ke rumah.

Menurut dia, kondisi Kecamatan Welak saat ini masih aman. Namun, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Dia mengimbau seluruh masyarakat Welak agar tetap waspada terhadap gempa susulan.

Penulis: Sello Jome

Gempa Bumi Kecamatan Welak Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

Related Posts

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026
Terkini

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026

Pasutri di Wae Ri’i Tewas Tertimpa Tembok Rumah Akibat Gempa

15 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.