Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Ternak Masih Lepas di Hale, WTM dan Pemerintah Bentuk Perdes
VOX DESA

Ternak Masih Lepas di Hale, WTM dan Pemerintah Bentuk Perdes

By Redaksi13 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Wahana Tani Mandiri (WTM) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka membentuk Peraturan Desa (Perdes) untuk menertibkan hewan yang masih lepas bebas di tempat itu.

Pembentukan Perdes tersebut merupakan kelanjutan dari Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) yang dilakukan oleh kader tani WTM, Kerja sama dengan Critycal Ecosystem Parthnersip Fund (CEPF).

Kerja sama ini melalui program “Improving Ecosystem Manajemen dan Livehoods in Egon Mountion Indonesia”.

Selanjutnya, dari presentasi hasil studi itu merekomendasikan beberapa perumusan Perdes sebagai jawaban terhadap permasalahan-permasalahan yang ditemukan.

Pembentukan Perdes penertiban hewan peliharaan melibatkan tim perumus yang diakomodir oleh BPD Hale, Aparatur Desa, Pendidik, Kader Tani, Tokoh Perempuan, Konsultan Hukum, dan Staf WTM.

Perumusan Perdes didahului proses identiftikasi untuk menentukan permasalahan yang mendesak diselesaikan. Masalah itu kemudian dianalisa dengan metode Role, Oportunity, Capacity, Communication, Interest, Process, dan Idelogy (Roccipi).

Kegiatan analisa Roccipi ini difasilitasi oleh Yohanes S. Kleden, PBH Nusra yang dihadiri Wihelmus Woda, Kordinator Advokasi. Analisa dilakukan di Kantor Desa Hale, pada 10-11 Mei 2017.

Yohanes S. Kleden mengatakan, di desa Hale ada banyak masalah yang ditemukan. Diantaranya; Hutan Rusak, Ternak Berkeliaran, Retribusi Pasar, Lembaga Adat.

Dari beberapa permasalahan tersebut, kemudian para peserta/tim perumus Perdes melihat Masalah Ternak berkeliaran perlu diatur karena sesuai kearifan lokal yang ada disebutnya Wihing wawi peni manu.

Para peserta dibagi dalam dua kelompok untuk melakukan analisa Roccipi.

Dengan menggunakan metode ini tim menemukan beberapa aktor dalam permasalahan. Itu diantaranya; pemilik ternak,Pemdes, masyarakat dan tokoh/lembaga adat.

Dari beberapa aktor ini kemudian dianalisis perilaku bermasalah, penyebab perilaku bermasalah dan solusi.

Perdes yang dirumuskan ini mendapatkan berbagai masukan dari masyarakat Hale untuk disempurnahkan dan kemudian dikonsultasikan dengan bagian Hukum Pemdes dan Bagian Hukum Setda Sikka agar mendapatkan nomor registrasi.

Yani, Ketua BPD Hale memberi apreseasi kepada WTM yang memfasilitasi untuk meningkatkan kapasitas para tim perumus.

“kami telah memiliki pengetahuan tentang bagaimana membuat Peraturan Desa yang baik dan benar,” katanya.***

Herry Naif, Program Manager WTM Maumere

Sikka
Previous ArticlePeduli Anak Usia Dini, Desa Reroroja Bangun Lima Pos PAUD
Next Article Jika Jadi Gubernur, Tagu Dedo Undang KPK Setelah Lantik

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.