Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Usai Apel, Sampah Berserakan di Lapangan Pancasila dan Taman Bung Karno
Regional NTT

Usai Apel, Sampah Berserakan di Lapangan Pancasila dan Taman Bung Karno

By Redaksi1 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sekitar pukul 16.30 Wita, sampah masih nampak berserakan di Lapangan Pancasila dan Taman Renungan Bung Karno Ende NTT.

Kondisi ini terjadi usai upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 2017 yang dipimpin Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Berbagai sampah dilihat di dua tempat yang berbeda. Mulai dari gelas plastik, kotak dan atau kertas nasi hingga kulit permen.

Di Taman Bung Karno, sejumlah kotak nasi berserakan di pelataran. Begitu juga di sudut-sudut lapangan Pancasila.

Hal yang sama juga terjadi sepanjang jalan Seokarno. Namun, beberapa petugas kebersihan mulai membersihkan.

Fatmah Ali, seorang pengunjung saat ditemui di Taman Bung Karno mengatakan masyarakat belum peduli dengan kebersihan. Padahal, beberapa plang peringatan kebersihan dipasang di sekitar taman.

“Tempat sampah ada, tetapi buang sembarang. Kita bicara orang lain tapi diri sendiri belum mengerti tentang sampah,”katanya.

Ia menuturkan kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Bahwa, mengaku Ende sebagai kota Pancasila namun perilaku merawat kebersihan tidak berjalan seiring.

“Kita yang mengaku tetapi kita yang berbuat. Kasian taman penuh dengan sampah,”ujarnya sambil memilih sejumlah sampah di sekitar Patung Bung Karno. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous Article​Wakil Bupati Nagekeo Siap Mengganti Peralatan Aksi GMNI yang Dirusak Pol PP
Next Article Ignas Iriyanto Djou Didorong Maju di Pilgub NTT

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.