Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Selamatkan Keponakan, Sumiati Malah Tewas di Irigasi Mbay
Regional NTT

Selamatkan Keponakan, Sumiati Malah Tewas di Irigasi Mbay

By Redaksi16 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi tenggelam (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Sumiati Ahmad (45), seorang ibu rumah tangga asal Mbay tenggelam di saluran irigasi primer Mbay Kolikapa, Kelurahan Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nageke‎o, Jumat (16/6/2017).

Kapolsek Aesesa, Kompol Jamalludin kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Jumat siang, mengatakan korban ditemukan satu jam setelah tenggelam yang jarak kurang lebih 200 meter dari tempat kejadian perkara. Saat ditemukan Sumiati dalam kondisi tak sadarkan diri.

Sumiati memang sempat dilarikan ke Puskesmas Aeramo. Namun korban meninggal dalam perjalanan karena kehabisan oksigen.

Jamalludin menjelaskan‎, sekitar jam 09.30 Wita Sumiati ditemani oleh kedua keponakannya mencuci pakaian di saluran irigasi primer Mbay Kolikapa.

Saat sedang mencuci, tiba-tiba korban mendengar teriakan dari Rizal, salah satu keponakannya yang tenggelam.

Lisman, salah satu keponakan lain kemudian meminta tolong kepada korban untuk menyelamatkan Rizal.

Saat itu juga lanjut Kompol Jamalludin, korban langsung terjun ke parit dan menghilang tidak muncul ke permukaan air.

Sedangkan kedua keponakan korban berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.

Dikatakan Kompol Jamalludin kurang lebih sekitar satu jam melakukan pencarian oleh warga yang dibantu oleh anggota Kepolisian Sektor Aesesa, TNI, dan pol PP, sekitar pukul 10.30 wita korban berhasil ditemukan yang jarak kurang lebih 200 meter dari tempat kejadian perkara.

Kemudian korban diangkat ke darat lalu dibawa ke Puskesmas Aeramo dengan menggunakan mobil ambulance.

Namun, dalam perjalanan nyawa korban tidak bisa diselamatkan akibat kehabisan oksigen.

Dikatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polsek Aesesa. (Arkadius Togo/VoN)‎

Nagekeo
Previous ArticlePLN Ruteng Beri Bingkisan Paket Sembako dan Uang untuk Anak Yatim
Next Article Dituduh Korupsi Anggaran Desa, Ini Tanggapan Kades Sisir

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.