Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Cegah Organisasi Radikal, Polres Ngada Gelar Sosialiasi
Regional NTT

Cegah Organisasi Radikal, Polres Ngada Gelar Sosialiasi

By Redaksi16 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Cegah Organisasi Radikal, Polres Ngada Gelar Sosialiasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Petugas Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Ngada menggelar sosialisasi untuk mencegah hadirnya organisasi radikal di daerah itu.

Sosialisasi untuk mengantisipasi perkembangan organisasi radikal‎ anti pancasila itu berlangsung di KKN Undana II Bajawa, Kamis (15/6/2017). Peserta yang dihadirkan yakni mahasiswa dan masyarakat.

‎Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandy mengatakan tokoh muda, mahasiswa, tokoh masyarakat, muaupun pemuka agama bisa menjadi agen penyebar informasi kepada masyarakat tehadap bahaya gerakan radikal.

‎Sementara Kasat Binmas Polres Ngada, Iptu Aktofianus P. Abor dalam materi penyuluhan mengatakan‎, sosialisasi itu merupakan langkah antisipasi Polri dan edukasi tentang paham radikal yang berkembang di Indonesia.

Sejauh ini, organisasi radikal telah berkembang pada beberapa daerah di Indonesia. Bahkan, beberapa simpatisan berangkat ke Suriah dan Irak guna menjadi anggota kelompok ISIS.

Selain itu, beberapa organisasi radikal mengatasnamakan agama telah berkembang di Indonesia seperti Gafatar, dan lain-lain‎.

“Polri mengantisipasi gerakan radikal itu melalui langkah preventif, preemtif dan represif namun lebih fokus upaya preventif,” ujar Iptu Aktofianus.

Disaksikan VoxNtt.com, hadir dalam kegiatan tersebut, para Mahasiswa KKN Undana 2 Bajawa yang berjumlah 53 orang, Kepala Desa Langagedha David Zia, Pjs Kepala Desa Boradho, dan perangkat desa serta undangan lainnya. (Arkadius Togo/VoN)‎.

Ngada
Previous ArticleDituduh Korupsi Anggaran Desa, Ini Tanggapan Kades Sisir
Next Article Pemkab Matim Anggarkan Rp 1 Miliar untuk TdF Dapat Beragam Reaksi

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.