Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mahasiswa Amerika Sebut Berada di Ngada Sangat Nyaman
HEADLINE

Mahasiswa Amerika Sebut Berada di Ngada Sangat Nyaman

By Redaksi27 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kunjungan mahasiswa Amerika di Kampung adat Bena dan disambut dengan pengalungan oleh tokoh adat setempat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Sebanyak 12 orang mahasiswa asal Negara Amerika melakukan kegiatan kemasyarakatan (live in) di Desa Boa Rani dan Boamari Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada selama 10 hari, sejak 15-24 Juli 2017.

Para mahasiswa dari Negara Adikuasa itu tergabung dalam kelompok Where There Be Dragon.

‎Instruktur Where There Be Dragon‎, Lindsay Oslen menjelaskan kunjungan ke tempat-tempat pariwisata di kabupaten Ngada adalah bagian dari program trekking bersama grup orang muda Langa.

Kunjungan ke Ngada juga sebagai tempat refleksi bagi para mahasiswa tersebut selama melakukan kunjungan ke Indonesia.

Lindsay mengaku selama berada di kabupaten Ngada mereka sangat nyaman.

Hal itu dikarenakan masyarakat di kabupaten yang sedang dipimpin Bupati Marianus Sae itu sangat ramah‎.

Kenyamanan lain yakni karena keindahan alam, obyek wisata budaya, dan pengetahuan lokal yang dipelajari termasuk budaya hidup masyarakat setempat yang sederhana.

Koordinator Langa Tre‎kking Community, Mertin Lusi kepada wartawan belum lama ini mengatakan, rombongan live in kali ini merupakan rombongan ke 9 yang melakukan kegiatan kegiatan kemasyarakatan di Langa.

Rangkaian aktivitas yang mereka lakukan adalah pengenalan budaya tenun ikat dan rumah adat.

Mertin menambahkan, para mahasiswa itu juga bersama warga lokal melakukan panen kopi dan mempelajari budaya dan bahasa setempat.

Selanjutnya, melakukan kunjungan ke beberapa obyek wisata bersama Langa Tre‎kking Community.

Ke-12 orang mahasiswa dari Amerika itu telah mengunjungi Air Panas Mengeruda Soa, Air Panas Malanage, Kampung Tradisional Bena dan Luba, trekking ke Gunung Inerie dan Wawomudha, serta trekking menuju Belaraghi.

Para mahasiswa tersebut dikirim dari lembaga pendidikan dari Amerika dan bekerja sama dengan Komunitas Lokal Langa.

Kerja sama ini sudah terjalin selama tiga tahun.(Arkadius Togo/AA/VoN)

Ngada
Previous ArticleBangunan Kios Senilai 5 Miliar di Pasar Danga Belum Serah Terima
Next Article Pemkab Ngada dan Batang Jateng Teken Kerja Sama Penerapan E-Planning dan E-Budgeting

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026

Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Administrasi di Undana

27 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.