Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»LMND Sikka Kritisi Pelayanan Pinjaman di BRI Maumere
Ekbis

LMND Sikka Kritisi Pelayanan Pinjaman di BRI Maumere

By Redaksi13 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para aktivis LMND Sikka saat berorasi di depan BRI Cabang Maumere pada Senin (13/11/2017) (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Sikka mengkritisi pelayanan BRI Cabang Maumere dalam memberikan pinjaman kepada para nasabah.

Dalam aksi yang digelar pada Senin (13/11/2017), LMND menilai pemberian pinjaman dengan jaminan tanah sebagai bentuk feodalisme atas tanah berkedok layanan bank.

LMND Sikka mengungkap sejumlah temuan diantaranya adanya penjaminan pinjaman tanpa kesepakatan pemilik hak.

Selain itu, ada juga tanah yang dijadikan sebagai jaminan oleh pihak lain, sementara tanah tersebut telah dijual kepada sejumlah orang. Temuan lainnya adalah terkait proses sita dan pelelangan jaminan.

Ketua LMND Sikka, Leonardus Oktavianus kepada VoxNtt.com menduga ada kepentingan dari sejumlah oknum di BRI Cabang Maumere yang lalai dan menyalahgunakan wewenang hanya demi mengejar bonus dan peningkatan keuntungan bank BUMN tersebut.

“Ada oknum yang diduga secara beritikad buruk memanipulasi proses gadai jaminan atas tanah atau pun akta persetujuan atau dalam proses survei,” terangnya.

Oleh karenanya, LMND mendesak DPRD Sikka agar merespon persoalan yang dihadapi rakyat Sikka tersebut.

Menurutnya, rakyat berhak mendapatkan modal dengan kredit yang layak.

LMND juga mendesak Ombudsman NTT, Kanwil BRI, dan OJK agar melakukan pengawasan khusus terhadap BRI Cabang Maumere.

Ditambahkannya, pola penggunaan tanah sebagai jaminan pinjaman tidak sesuai dengan nilai budaya.

Selain itu, BRI dinilai membiarkan nasabah berjuang sendiri. Sementara BRI tidak memberikan pendampingan terhadap usaha nasabah.

“BRI sebaiknya melakukan pengawasan ulang pinjaman dan bunga serta melakukan pendampingan terhadap usaha anggota agar memastikan pinjaman bisa dilunasi dan digunakan sebagaimana mestinya. Sehingga kesannya bukan sengaja membiarkan kredit macet karena ada jaminan tanah,” tegasnya.

Massa aksi yang berjumlah belasan orang tersebut mendatangi DPRD Sikka.

Akan tetapi, para hanya 2 orang wakil rakyat yang menemui mereka lantaran yang lainnya belum masuk kerja setelah mengikuti Bimtek di Jakarta.

Kedua anggota DPRD atas nama Alfrida Aeng dan Yoseph Karmianto Eri.

Kedua anggota dewan itu menolak berdialog dengan para demonstran. Alasannya para demonstran tidak memberikan penjelasan terkait apa nama organisasi mereka dan apakah sudah terdaftar atau belum di Kesbangpol Sikka.

Selain ke DPRD Sikka, LMND juga mendatangi BRI Cabang Maumere dan berorasi di depannya.
Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous Article42 THL di Dinkes Matim Kembali Diakomodir
Next Article Teropong Adonara lewat Tutu Koda ala Mahasiswa Yogyakarta

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.