Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Peter Carey: Novanto Mesti Disikat
NTT NEWS

Peter Carey: Novanto Mesti Disikat

By Redaksi18 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peter Carey pose bersama peserta seminar di halaman Aula STKIP Ruteng (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Peter Carey angkat bicara terkait kasus yang tengah membelit Ketua DPR, Setya Novanto.

Menurutnya, negara perlu memberikan hukuman berat tanpa ampun sebab bekas Ketua Fraksi Partai Golkar itu sudah merugikan negara triliunan rupiah.

Hal itu disampaikannya kepada VoxNtt.com di sela-sela acara seminar internasional di Aula STKIP Santo Paulus Ruteng, Sabtu, 18 November 2017.

“Tidak ada ampun bagi orang seperti ini. Dia harus disikat, harus dimiskinkan dan harus taruh di Pulau Seribu atau di Nusakambangan selama hidupnya, sebab dia merugikan negara,” tegasnya.

“Orang korupsi tidak membunuh dengan tangan sendiri, tapi membunuh secara tidak langsung. Sebab ada rumah sakit yang tidak berjalan, ada sekolah yang tidak dibangun. Dalam istilah Sri Paus korupsi itu sesuatu yang tidak bisa diampuni,” tambahnya.

Bagi Carey, Novanto adalah politisi karbitan yang tidak dibentuk melalui proses politik semestinya. Karir politiknya cepat meroket lantaran Ketua Umum Partai Golkar itu lihai beradaptasi dengan hampir semua habitat politik yang ada.

“Tapi, dia betul-betul tidak berbobot sebagai pemimpin dan sebagai manusia. Dia seorang tai saja dan dia merugikan negara 1000 kali. Memalukan DPR, memalukan sistem politik, memalukan demokrasi Indonesia,” tegasnya.

Sebab itu, penulis buku “Korupsi Dalam Silang Sejarah Indonesia” itu meminta semua pihak untuk mendukung kerja KPK sehingga peran Novanto dalam perkara dugaan korupsi pengadaan KTP Elektronik dapat diungkap secara terang benderang.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleBangun Anjungan, TN Kelimutu Dinilai Merusak Lingkungan
Next Article Guide Tewas di Hotel Safari Ende, PHRI: Tanya ke Pemda

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.