Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tabrak Lari, Guru SDI Towak Tewas
HEADLINE

Tabrak Lari, Guru SDI Towak Tewas

By Redaksi23 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Tabrakan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Naas menimpa Maria Anastasia Awa (33). Nyawa guru PNS yang mengajar di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo itu tidak terselamatkan setelah ditabrak lari oleh salah satu pengendara sepeda motor bebek merek Honda Refo.

Sempat ada upaya pertolongan, namun warga asal Dhereisa, Kecamatan Boawae-Nagekeo itu tewas dalam perjalan menuju RSUD Ende. Hingga kini tak diketahui identitas pelaku yang menabrak Maria.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Sabtu (23/12/2017), korban bersama rekan gurunya yakni Liberius Embu menggunakan sepeda motor Honda Fit warna hitam, hendak menuju Pasar Danga.

Sesampai di Kampung Enek, tiba-tiba ada salah satu sepeda motor Revo dari belakang yang juga hendak menuju Pasar Danga. Pengendara yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu langsung menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban.

Sepeda motor yang diduga pelaku itu memuat pucuk gebang dan keranjang yang dibuat dari besi beton. Di dalam keranjang besi itu berisi ayam dan anjing.

Setelah ditabrak, korban langsung jatuh dari atas sepeda motor yang dikendarai rekannya, Liberius Embu. Korban jatuh langsung tak sadarkan diri.

Kapolsek Aesesa AKP Ahmat ketika dikonfirmasi VoxNtt.com, Sabtu siang, membenarkan insiden tabrakan tersebut

Ahmat menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar 09.30 Wita bertempat di jalan raya Mbay-Riung, tepatnya di Kajulaki di belokan halus dekat tumpukan material pesona Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa.

“Awalnya saya sedang berjalan dari Towak menuju Mbay atau menuju Pasar Danga bersama dengan teman kantor yakni korban Maria Anastasia Awa. Sesampainya di tempat kejadian ada sebuah sepeda motor berjalan dengan kecepatan tinggi datang dari arah belakang kami dan langsung menyerempet dari arah kanan kami, sehingga membuat korban kaget dan langsung terjatuh dari motor dan saya pun langsung berhenti dan mamarkirkan kendaraan saya, dan sempat memanggil pengendara motor yang menyerempet kami, namun pengendara tersebut terus berjalan dan kabur,” kata Ahmat meniru keterangan Liberius Embu.

Akibat kecelakaan itu lanjut Ahmat,  korban langsung dilarikan ke RSU Aeramo. Kemudian, dirujuk ke RSUD Ende. Namun dalam perjalanan korban meninggal dunia.

Hingga kini pihak Polsek Aesesa sedang mengambil keterangan saksi. Sementara yang diduga pelaku itu masih dalam pengejaran polisi.

Untuk diketahui, korban meninggalkan dua buah hatinya yakni; Brita Bengu (6) kelas satu SDI Towak, Jelo‎ (3), serta suaminya Ignasius Bengu.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDrainase Rusak di Kusu-Pong Lao Sudah Diperbaiki
Next Article Sukses di Dunia Usaha, Hans Riberu Terjun ke Dunia Politik

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.