Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Warga
Regional NTT

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Warga

By Redaksi26 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bayi Laki-Laki Dalam Keadaan Tidak Bernyawa (Foto : Renal L)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT– Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Jalan Eltari , RT/RW: 03/10, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, tepat di belakang Ferari, pada hari ini, Juma’at (26/1/2018) pagi.

Bayi tersebut ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan tidak bernyawa. Diduga bayi tersebut dibuang orang tuanya. Bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara.

Leri Haba selaku ketua RT saat diwawancarai Voxntt.com di tempat kejadian, Juma’at (26/1/2018) siang mengatakan, penemuan bayi tersebut sekitar pukul 06: 30 Wita oleh seorang ibu pada saat membersikan tanamannya.

“Ibu itu mau datang lihat dia punya tanaman. Begitu datang ada bau busuk. Jadi, dia korek-korek begini, di dalam tanah itu ternyata bayi, lalu ibu itu panggil semua anak-anak kos untuk keluar semua, untuk lihat bayi itu,”ungkapnya.

Setelah kejadian tersebut lanjut Leri, ibu dan anak-anak kos tersebut langsung melaporkan kejadian itu by phone kepada pihak kepolisian, dan beberapa saat kemudian polisi tiba di tempat kejadian.

“Setelah polisi datang, langsung cek ada bercak darah di salah satu kamar kos situ, sampai di kamar mandi dan ada beberapa pakaian penuh dengan darah,” tuturnya.

Menurut dia, pelaku pembuangan bayi tersebut diduga salah satu anak kos di sekitar itu.

“Ya, dicurigai karena bercak darah di kamarnya itu sampai di kamar mandi yang dia pakai. Karena kamar mandi dia pakai sendiri, kamar itu tinggal laki-laki, tapi pakain penuh darah itu, pakaian perempuan, celana pendek, celana dalam dan pemabalut,” ujarnya.

Namun ketika ditanyai identitas dari penghuni kos terduga, Leri enggan menyebutkan namanya dan segera meninggalkan dengan alasan buru-buru.

Hingga berita ini diturunkan pihak Polres Kupang Kota belum dapat dikonfirmasi.

Penulis  :  Tarsi Salmon

Editor    :   Boni Jehadin

Kota Kupang
Previous ArticleMasyarakat Bosan Usulkan Program
Next Article Pemkab Matim Bantu Warga Asal Flotim yang Telantar

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.