Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dandim 1612 Manggarai Pastikan Pelaku Penembakan Ferdy Taruk Bukan TNI
HEADLINE

Dandim 1612 Manggarai Pastikan Pelaku Penembakan Ferdy Taruk Bukan TNI

By Redaksi25 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dandim 1612 Manggarai, Letkol Czi Hartanto Dwi Priono (Foto: Adrianus Aba/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Dandim 1612 Manggarai, Letkol Czi  Hartanto Dwi Priono memastikan pelaku penembakan misterius terhadap korban Ferdinandus Taruk bukan anggota TNI.

Dia juga memastikan sumber senjata yang digunakan pelaku untuk menembak warga Karot Kelurahan Karot Kecamatan Langke Rembong itu bukan bersumber dari Kodim 1612 Manggarai.

Ferdy Taruk adalah korban penembakan orang tak dikenal saat sedang nongkrong bersama teman-temannya di Karot Sondeng pada 27 Maret 2018 lalu.

Dia sempat dirawat di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, sebelum akhirnya meninggal dunia pada 7 April 2018 sekitar pukul 09.30 Wita dengan sebuah proyektil masih bersarang di kepalanya.

Usai menghembuskan nafas terakhirnya, keluarga kemudian mengizinkan pihak Kepolisian untuk melakukan autopsi terhadap jenasah Ferdy pada 8 April 2018.

Usai autopsi yang berlangsung di ruang jenasah RSUD dr Ben Mboi Ruteng itu, dokter forensik Polda NTT kemudian membawa sebuah peluruh berbahan dasar kuningan yang diangkat dari kepala korban ke laboratorium forensik Polda Bali untuk diselidiki lebih lanjut.

“Tidak ada satu pun anggota saya yang memegang senjata, ketika memegang senjata pada saat latihan menembak saja,” ujar Dandim Hartanto saat diminta komentarnya oleh sejumlah awak media di Kantor DPRD Manggarai, Rabu (25/04/2018).

Dia menegaskan, setiap hari senjata TNI di Kodim 1612 Manggarai selalu disimpan di gudang.

“Termasuk saya, pernah melihat saya pegang senjata? Tidak pernah,” tandas Hartanto.

Baca: Soal Kematian Ferdy Taruk, Polisi Masih Menunggu Hasil Labfor

Menurut dia, wilayah kerja Kodim 1612 Manggarai yang meliputi Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat adalah daerah aman dan tak ada yang ditakuti. Sebab itu, TNI tidak perlu memegang senjata setiap hari.

“Jangankan pada saat kejadian (Kejadian penembakan Ferdy Taruk), sehari-hari dan saat ini pun bisa dicek, tidak ada satu pun anggota saya yang memegang senjata,” pungkas Dandim Hartanto.

Di Kodim 1612 Manggarai kata dia, pemeriksaan senjata rutin dilakukan di gudang. Jika senjata keluar dari gudang, maka harus atas perintah dan sepengetahuan Dandim Hartanto.

“Tidak mungkin anggota saya memegang senjata, karena konsekuensinya tinggi sekali kalau melakukan sesuatu di luar perintah saya dengan pemecatan,” tegasnya.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePilgub NTT, Ini Total DPT Kabupaten Ngada
Next Article Jokowi Beri Sertifikat IG untuk Kopi Arabika Manggarai

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.