Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Desa Lidi Rindu Listrik
Regional NTT

Warga Desa Lidi Rindu Listrik

By Redaksi31 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tokoh muda asal Desa Lidi, Teo Pamput (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Warga Desa Lidi, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur hingga kini sangat mendambakan adanya penerangan listrik dari PLN.

Teo Pamput, tokoh muda asal Desa Lidi mengaku, selama ini mereka hidup dalam cengkraman gelap gulita tanpa penerangan listrik dari PLN.

Bagi Teo, listrik sangat penting untuk menjamin kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Apalagi, selama ini warga hidup dalam kegelapan, hanya menggunakan lampu pelita untuk penerangan malam.

Sebelumnya memang ada lampu tenaga surya sumbangan dari PLN di Desa Lidi. Namun, kata Teo, 70 persen lampu surya tersebut sudah tidak dapat difungsikan lagi.

“Untuk itu saya sebagai warga yang lahir di Desa Lidi berharap pemerintah daerah dan provinsi untuk membuka jaringan listrik di Desa Lidi. Begitu juga teman-teman legislator agar terus menyuarakan hal ini. Warga sangat membutuhkan listrik,” ujar Teo kepada VoxNtt.com di Borong, Kamis (31/05/2018).

Dia menambahkan, listrik tidak hanya dibutuhkan warga. Tetapi banyak fasilitas pemerintah yang ada di Desa Lidi juga sangat membutuhkan listrik.

Fasilitas-fasilitas Negara tersebut seperti, SD, SMP, kantor desa, tempat pelayanan kesehatan, rumah ibadah, serta rumah adat.

Tak hanya listrik, warga desa di Kecamatan Rana Mese bagian barat tersebut juga merindukan air minum bersih, jalan raya memadai, dan jembatan.

Menurut Teo, jalan dan jembatan sangat dibutuhkan warga Desa Lidi.

“Kami juga sangat butuh jembatan di Kali Wae Musur. Bayangkan kami harus melintasi kali besar dengan jembatan bambu, bisa mengancam nyawa. Untuk lewat kali itu juga, kami harus angkut motor pakai manusia dan bayar 20 ribu satu kali lewat,” aku Teo.

Jalan menuju desa itu pun belum diaspalkan. Masih jalan batu dan sebagian lainnya masih tanah.

Sebab itu, Teo dan warga Desa Lidi yang lain berharap ada perhatian dari pemerintah terkait kondisi infrastruktur jalan dan jembatan menuju desa tersebut.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePolisi Belum Serahkan Berkas Lima Tersangka Kasus Korupsi PLTS Nagekeo ke Jaksa
Next Article KPU Nagekeo Temukan Ada Surat Suara yang Sudah Lubang di Foto Paslon

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.