Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sadis! ODGJ di Flotim Tewas Dipukul Ipar Sendiri
HEADLINE

Sadis! ODGJ di Flotim Tewas Dipukul Ipar Sendiri

By Redaksi24 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Markus Merato Manuk, ODGJ saat disemayamkan di rumah duka Desa Lamaole, Kecamatan Solor Barat, Flotim (Foto: Dok. Intel Polres Flotim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT- Miris! Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang seharusnya mendapatkan perhatian penuh kasih dan sayang dari pihak keluarga dan lingkungan, malah dibunuh secara sadis oleh saudara ipar sendiri.

Nasib naas ini menimpa Markus Merato Manuk (50).  ODGJ asal Desa Lamaole, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur ini meregang nyawa setelah dipukul oleh AMK pada bagian tangan, kaki, dan kepala pada Rabu malam 22 Agustus 2018, sekitar pukul 23.00 Wita. AMK tak lain saudara iparnya Markus.

Kedua pelaku pembunuhan Markus Merato Manuk, ODGJ saat diamankan aparat Polres Flotim (Foto: Dok. Intel Polres Flotim)

“Pada hari Rabu malam, sekitar pukul 23.00 Wita, Markus yang dalam kondisi dipasung di rumahnya, berteriak dan membuat keributan. Kemudian datang anak korban sendiri berinisial PBM untuk menegur korban agar jangan berteriak menimbulkan keributan. Kemudian datang lagi saudara ipar dari AMK. Tetapi karena korban terus berteriak jadi dipukul dengan menggunakan kayu oleh AMK,” ungkap Kasat Reskrim Polres Flotim, Iptu I Nengah Lantika, saat dikonfirmasi oleh VoxNtt.com di ruang kerjanya, Jumat (24/08/2018).

Kemudian lanjut Nengah, aksi pemukulan yang dilakukan oleh AMK ini sempat ditegur dan ditahan oleh PBM anak kandung korban.

Satuan Reskrim Polres Flotim dan Polsek Solor Barat saat melakukan olah TKP (Foto: Dok. Intel Polres Flotim)

Namun PBM dimarahi oleh ALM. Korban diketahui meninggal dunia sekitar pukul 24.00 Wita.

Dari hasil visum, tangan korban mengalami patah tulang, luka pada bagian siku, bahu, kaki dan kepala akibat pukulan dari kayu.

Saat ini aparat Polres Flotim telah mengamankan 2 orang tersangka yakni AMK yang adalah saudara ipar korban (suami dari saudari kandung korban) dan FLH warga setempat.

“Kami sudah mengamankan 2 orang pelaku, namun tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan pelaku. Kedua pelaku sekarang diamankan di sel Polres Flotim untuk diproses lebih lanjut,” tegas Nengah.

 

Penulis: Sutomo Hurint
Editor: Ardy Abba

Flores Timur
Previous ArticleWarga Krisis Air, Bak Hanya Pajangan
Next Article Genetika Korupsi NTT

Related Posts

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

Telan DAU 989 Juta, Proyek Lapen Lidang – Rambe Bermutu Buruk, Ada Dugaan Keterlibatan Kades

19 Desember 2025

Ayah Terjebak “Penipuan” Tabungan BNI Life, Anak Batal Kuliah

19 November 2025
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.