Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Penggalian Batu di Nte’er Manggarai Dikeluhkan Pengguna Jalan
NTT NEWS

Penggalian Batu di Nte’er Manggarai Dikeluhkan Pengguna Jalan

By Redaksi31 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lokasi penggalian batu di Nte'er (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Aktivitas penggalian batu di samping jalan negara tepatnya di Nte’er, Desa Mata Wae, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai kembali dikeluhkan pengguna jalan.

Mereka mengeluh lantaran aktivitas itu menimbulkan kerawanan bagi keselamatan pengguna jalan.

Betapa tidak, aktivitas penggalian yang dilakukan oleh warga sekitar itu berlangsung di kaki bukit yang berdiri tegak persis di samping jalan.

Apalagi, material batu dan tanah hasil penggalian itu digulingkan ke jalan dari bukit berketinggian puluhan meter. Batu dan tanah tersebut kemudian berserakan di bahu jalan.

Seorang pengendara yang ditemui di lokasi,  Jumat (30/8/208), mengaku takut saat melintasi jalan itu.

“Kalau saya lewat di sini selalu ada rasa takut, apalagi kalau lewat malam. Takutnya kan pas kita lewat ada batu jatuh dari atas dan itu kalau kena pasti bahaya sekali,” tuturnya.

Karena itu, dia mendesak pemerintah daerah segera menghentikan penggalian tersebut dan menindak tegas warga yang masih beraktivitas.

Sejumlah batu berserakan di samping jalan negara di Nte’er, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai (Foto: Ano Parman/Vox NTT)

Jika tidak, dia khawatir pada gilirannya aktivitas tersebut dapat memicu bencana baik bagi pengguna jalan dan akses jalan Ruteng-Labuan Bajo itu.

“Harapanya pemerintah supaya tutup (aktivitas) ini. Siapapun yang masih berani tangkap saja karena yang rugi kan kita yang jalan ini,” ujarnya.

Selain warga masyarakat, aktivitas di samping jalan negara itu juga mendapat perhatian Anggota DPRD Manggarai, Marsel Ahang.

Ahang yang dimintai pendapatnya melalui WhatsApp, Jumat (31/08/2018), mengatakan aktivitas di lokasi itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan sehingga harus segera ditertibkan.

“Saya mendesak Pemkab Manggarai agar masyarakat yg mengali batu di kalamada perlu di tertibkan karena sangat berbahaya. Jika diteruskan mengali batu di sekitar jalan umum bisa membahaya masyarakat yang sedang melintasi jalan tersebut,” tegasnya.

“Harapan saya pemerintah jangan tinggal diam untuk berkordinasi dengan aparat Polres Manggarai untuk segera buat police line lokasi tersebut,” tambahnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticlePMKRI Kupang Tolak Pemilihan Serentak 2019, Ini Alasannya
Next Article Dalam 7 Bulan, 849 Warga TTU Menderita Diare

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.