Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»FPPN Minta DPRD Nagekeo Jangan Tidur
Regional NTT

FPPN Minta DPRD Nagekeo Jangan Tidur

By Redaksi15 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota FPPN saat aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Nagekeo, Senin 15 Juli 2019 (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Forum Peduli Pemuda Nagekeo (FPPN) meminta DPRD setempat agar jangan tidur melihat nasib para tenaga harian lepas (THL) yang diberhentikan Bupati Johanes Don Bosco Do.

Permintaan tersebut disampaikan FPPN saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Nagekeo, Senin (15/07/2019) siang.

”Kami minta DPRD harus bersama rakyat. Kamu jangan tidur di atas penderitaan rakyat. Karena kamu, kami yang pilih,” ujar Melkianus Guka, salah satu anggota FPPN dalam orasinya di halaman Kantor DPRD Nagekeo.

Melki mengatakan, FPPN datang lewat aksi unjuk rasa yakni untuk menagih janji DPRD, yang mana akan memperjuangkan para nasib THL yang diberhentikan oleh Bupati Nagekeo.

Bupati Nagekeo sebelumnya berjanji untuk merekrut kembali para THL pada bulan Mei lalu. Namun sampai saat ini janji itu hanya seputar diskusi lepas.

Menurut Melki, persoalan ini sangat urgen. Sayangnya, wakil rakyat sama sekali tidak memperhatikan nasib para THL.

DPRD Nagekeo, sebut dia, malah memilih menjalankan urusan pribadi dan terkesan hanya tidur.

“Kalian harus konsisten dengan janji yang akan memperjuangkan nasib para THL. Tapi apa jawaban. Bukan menyelesaikan persoalan tapi kamu berpihak dengan Pemda Nagekeo untuk menciptakan masalah baru yakni menciptakan pengangguran yang begitu banyak di Nagekeo,” ujar Melki.

“Kami mau harap siapa lagi kalau wakil rakyat hanya urus tidur urus kepentingan pribadinya,” sambung dia.

Pantauan VoxNtt.com, saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Nagekeo diwarnai aksi bakar ban bekas.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo THL Nagekeo
Previous ArticleIni Daftar 55 Desa Asal NTT yang Telah Ekspor Produk Unggulan
Next Article FPPN Bangun Tenda di Halaman Kantor Bupati Nagekeo

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.