Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Pimpinan Komisi III Nilai Ormas Anarkistis Akibat Ketidaktegasan Polisi
NASIONAL

Pimpinan Komisi III Nilai Ormas Anarkistis Akibat Ketidaktegasan Polisi

By Redaksi17 Januari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-Wakil Ketua Komisi III DPR, Benny Kabur Harman, menilai tumbuh suburnya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang anarkistis tak lepas dari ketidaktegasan polisi dalam menindak mereka.

Padahal, kata Benny, polisi merupakan alat negara yang diberi hak berbuat tegas untuk menjaga keamanan.

“Ini ada ormas yang anarkistis, kalau memang polisi berdasarkan aturan hukum yang ada menilai itu melanggar hukum, ya harusnya segera diproses hukum. Silakan menggunakan kewenangannya,” kata Benny seperti dilansir kompas.com, Selasa (17/1/2017).

Ketidaktegasan itu, menurut Benny, diperparah dengan keterlibatan Kapolda Jawa Barat, Anton Charliyan, sebagai Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang terlibat bentrokan dengan FPI.

Menurut Benny, hal tersebut, mengesankan ketidaknetralan polisi dalam menyikapi perselisihan kedua ormas.

“Mestinya polisi tindak tegas ormas apapun yang bertindak anarkistis. Tak peduli kelompok mana pun itu, bukan malah menjadi bagian dari salah satu kelompok. Kesannya kan tidak netral dan mengadu kedua ormas dengan ormas,” ucap politisi dapil NTT ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto sebelumnya menegaskan bahwa Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan telah mendapat persetujuan pimpinan Polri untuk menjadi Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). (VoN)

Previous ArticleOilbaloi Temukan ‘Moko’ Alor Melalui Petunjuk Mimpi
Next Article Diadu Soal Instalatir Listrik, Wabup Madur Persilahkan Warga Lapor ke Polisi

Related Posts

Astra Tandang Apresiasi Political Will Pemerintah dan DPR Sahkan RUU PPRT

22 April 2026

Benny Harman Dorong Pembentukan Lembaga Independen Pengelolaan Hasil Perampasan Aset

7 April 2026

Benny Harman: Kasus Penyiraman Andrie Yunus Bukan Pidana Biasa

5 April 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.