Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pasca Bentrok, Pemkab Matim Bentuk Tim Khusus Fasilitasi Warga Gongger dan Kadung
Regional NTT

Pasca Bentrok, Pemkab Matim Bentuk Tim Khusus Fasilitasi Warga Gongger dan Kadung

By Redaksi26 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Pemerintah Manggarai Timur akan membentuk tim khusus untuk memfasilitasi kembali warga kampung Gongger dan Kadung setelah tidak ada titik temu saat mediasi di Kantor Kecamatan Lamba Leda Kamis (19/1) lalu.

Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote kepada sejumlah Media di Borong Rabu (25/1) mengatakan pemerintah akan membentuk tim khusus untuk memfasilitasi kembali warga Gongger dan warga Kandung yang terlibat konflik perebutan tanah lingko yang berlokasi di antara kedua kampung itu di desa Satar Punda Barat kecamatan Lamba Leda.

BACA; Bentrok Antar Warga di Lamba Leda, Satu Tertembak Senapan Angin

Menurut Bupati Tote, masalah lingko tidak bisa diselesaikan secara hukum positif tetapi harus melalui proses hukum adat karena tanah masih berstatus lingko.

Bupati Tote mengatakan sebelum tim khusus turun ke lokasi dan juga menemui warga kedua anak kampung tersebut pemerintah mengharapkan untuk tetap beraktifitas seperti biasnya.

Sebelumnya diberitakan warga Kampung Gongger dan Kampung Kadung di Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) saling bentrok pada Senin (9/1/2017) lalu.

Informasi yang dihimpun Voxntt.com, bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Akibatnya, satu orang warga Kampung Kadung mengalami luka serius terkena tembakan senapan angin kaliber 0,8 mm.

Dalam insiden tersebut, korban yang bernama Bonifantura Hebat (17 tahun) mengalami luka tembak di perut sebelah kiri dan lengan sebelah kiri.

Usai ditembak korban Boni langsung dievakuasi ke Puskesmas Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Namun, lantaran peluru masih bersarang di tubuhnya, korban kemudian di bawah ke RSUD dr Ben Mboi Ruteng. (TN/AA/VoN)

Foto: Mediasi dilakukan di Kantor Kecamatan Lamba leda  Kamis (19/1)

Manggarai Timur
Previous ArticleKetua KPK: Benar ada OTT Hakim MK
Next Article Dinilai Tidak Mampu Urus Pasar, Pedagang Minta Kadis Perindagkop Mabar Diganti

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.