Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Tidak Pasang Baliho, Bupati SBS: Mereka yang Belum Dikenal Masyarakat Silakan Berkampanye
Pilkada

Tidak Pasang Baliho, Bupati SBS: Mereka yang Belum Dikenal Masyarakat Silakan Berkampanye

By Redaksi1 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Hingga kini tampak Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) belum memasang baliho sebagai media kampanye untuk maju Pilkada tahun 2020 ini.

Sang petahana dikabarkan bakal berpasangan dengan Anggota DPRD Malaka Wandelinus Taolin untuk maju di Pilkada Desember mendatang.

Keduanya belum memasang baliho sebagai media kampanye. Padahal, sejumlah bakal calon lain sudah ramai memasang baliho di berbagai tempat di Kabupaten Malaka.

Bupati SBS sendiri menyatakan, dirinya tidak perlu lagi bersosialisasi diri dan berkampanye lewat baliho.

Ia mengklaim masyarakat Malaka sudah mengenalnya dan sudah merasakan hasil dari kepemimpinannya selama ini.

“Mereka yang belum dikenal masyarakat silakan berkampanye dan sosialisasikan diri dengan tawaran program yang pro rakyat,” kata Bupati SBS, Senin (01/06/2020).

“Kalau saya tidak perlu, karena masyarakat Malaka sudah mengenal saya dan sudah menikmati hasilnya,” sambung mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu.

Bupati SBS menambahkan, dirinya sudah melakukan yang terbaik untuk masyarakat Malaka.

Sebab itu, ia berpendapat tidak perlu lagi mensosialisasikan diri. Kata dia, masyarakat sudah tahu siapa yang lebih pantas memimpin Rai Malaka.

“Selama ini saya dan almarhum Daniel Asa memimpin, rakyat tidak pernah kelaparan, karena kami buat kebun untuk rakyat,” katanya.

Kemudian, lanjut Bupati SBS, kepeminannya juga fokus pada pelayanan kesehatan dengan menggratiskan semua fasilitas kesehatan.

“Selama kami di sini, rakyat tidak pernah banjir lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, karena kami tahu cara mengatasinya,” imbuh Bupati SBS.

Untuk diketahui, jadwal Pilkada serentak 2020 ini diundur tiga bulan dari semula 23 September ke Desember 2020.

Penundaan ini dilakukan mengingat pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kabupaten Malaka adalah salah satu daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada pada Desember 2020 sesuai penetapan tahapan Pilkada oleh KPU RI.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Stefanus Bria Seran
Previous ArticlePenghayatan Disiplin Pancasila di Tengah Pandemi
Next Article Update Corona NTT 1 Juni: 46 Swab Diperiksa, Semuanya Negatif

Related Posts

Ketua DPW NasDem NTT Lantik Pengurus DPC di 21 Kecamatan se-Kabupaten Sikka

13 Maret 2026

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
Terkini

Dua Gendang di Manggarai Nyaris Perang Tanding: Polisi Redam Situasi, Pemda Ajak Mediasi

16 Maret 2026

Pria di Nagekeo Diduga Aniaya Kepala Desa dan Lansia, Kasus Dilaporkan ke Polisi

16 Maret 2026

Potensi Desa Nggalak: Dari Gapoktan Produktif hingga Penghasil Porang Terbesar di Manggarai

15 Maret 2026

Kuasa Hukum Minta Kepastian Hukum untuk Notaris Albert Riwu Kore

15 Maret 2026

Cerpen: Konoha di Pintu Langit

15 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.