Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polres Manggarai Mulai Periksa Dugaan Penyimpangan Bansos Covid-19 di Golo Worok
HUKUM DAN KEAMANAN

Polres Manggarai Mulai Periksa Dugaan Penyimpangan Bansos Covid-19 di Golo Worok

By Redaksi4 Agustus 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Kepolisian Resort (Polres) Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai memeriksa dugaan penyimpangan dana Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 di Desa Goloworok, Kecamatan Ruteng.

Divisi Tindak Pidana Korupsi (Tipikir) Polres Manggarai sudah mulai memeriksa pihak terkait sejak Senin (03/08/2020).

“Dari Tipikor, minggu ini akan memanggil para pemerima bantuan,” kata Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo saat dihubungi wartawan, Selasa (04/08/2020).

Anton mengaku sedang berada di Kupang untuk kegiatan serahterima jabatan Wakil Kapolda NTT. Namun dia sudah memerintahkan Divisi Tipikor untuk memeriksa kasus tersebut.

Baca Juga: Bupati Deno Diminta Tidak Lindungi Mantan Kades Golo Worok

Dia menjelaskan pada Senin (03/08/2020) kemarin, Tipikor sudah meminta keterangan awal dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Golo Worok Sabinus Danggur. Selanjutnya akan memeriksa para penerima Bansos untuk menelusuri penyimpangan dana Bansos tersebut.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Golo Worok melaporkan Sabinus Danggur ke Polres Manggarai pada Senin (20/07/2020). Binus diduga menyunat dana Bansos untuk masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19.

Salah satu warga pelapor, Willem Patut memberi contoh ada warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial (Kemsos) bernama Yohana Verawati. Yohana hanya menerima dana BLT pada tahap pertama, sementara dua tahap berikutnya tidak diberikan tanpa alasan jelas.

Kejanggalan lain adalah ada lima warga yang sudah meninggal tetapi masih menerima bantuan. Kemudian, ada anak umur tujuh dan 11 tahun ikut menerima bantuan. Ada juga warga bukan penduduk desa Golo Worok tetapi menerima bantun. Selain itu, ada warga yang belum menikah tetapi ditetapkan sebagai kepala keluarga agar bisa mendapatkan bantuan.

“Informasi yang kami kumpul, para penerima sengaja tidak dicoret karena diduga masih ada hubungan keluarga dengan beberapa aparat desa. Nah, kami berharap polisi bisa memeriksa kenapa tidak diverifikasi, apakah aturannya memang bisa anak-anak menerima bantuan dan mereka dianggap sebagai kepala keluarga. Yang meninggal kenapa masih menerima bantuan. Dugaan kami ada kesengajaan karena anggota keluarga aparat desa. Ini yang membuat kisruh pembagian Bansos di Desa Golo Worok,” tutur Willem.

Warga pelapor lainnya, Herman Firman Surijo Bandut menambahkan berbagai tembusan atas laporan itu sudah diterima para pejabat negara yang dituju. Para pejabat yang dimaksud adalah Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa, Kapolri, dan Kapolda NTT.

“Kami punya beberapa keluarga di Jakarta. Berbagai tembusan kemarin, kami kirim ke alamat mereka di Jakarta. Lalu mereka antar langsung ke kantor Presiden dan berbagai kantor lainnya. Hari Kamis (30/7/2020), kami sudah dikirim foto berbagai tanda terima atas tembusan tersebut,” kata Herman.

Penulis: Ardy Abba

Desa Golo Worok Polres Manggarai
Previous ArticlePemkab Malaka Beri Mobil Mewah untuk 12 Lembaga Agama Dapat Kritikan
Next Article Curhat Guru di Pedalaman Ndoso: Rela Jalan Kaki Keliling Dua Kampung

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.