Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Update Bencana di Kabupaten Kupang: 12 Orang Meninggal, Tiga Masih Hilang
Regional NTT

Update Bencana di Kabupaten Kupang: 12 Orang Meninggal, Tiga Masih Hilang

By Redaksi13 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah warga hanyut dibawa banjir bandang di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT- Ada 12 orang meninggal dan tiga masih hilang akibat bencana badai siklon tropis Seroja di Kabupaten Kupang pekan lalu.

Hal tersebut berdasarkan data sementara dari Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Kupang pada Senin, 12 April 2021.

“Tiga orang hilang dan 26 orang luka-luka yang berasal dari Desa Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat,” ujar Ketua Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Kupang, Obet Laha, dalam rilis yang diterima VoxNtt.com.

Sementara kerusakan rumah, lanjut Obet, hingga kini berjumlah 8.574 unit. Rinciannya 2.840 rumah rusak ringan, 1.082 rumah rusak sedang dan 4.652 rumah rusak berat.

Menurut Obet, data ini akan diverifikasi keberadaan dan kondisi kerusakannya berbasis Nomor Induk Kependudukan.

Kemudian, kata dia, berdasarkan data yang masuk ke Posko Bencana Kabupaten Kupang, saat ini masih terjadi pergeseran tanah di Batuna, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat.

“Untuk itu, maka malam ini telah kita kirimkan tim evakuasi ke lokasi untuk melakukan upaya mitigasi,” ujar Obet.

Dikatakan, akibat bencana badai siklon tropis Seroja, ada 8.928 Kepala Keluarga dengan total 35.057 jiwa menjadi korban di Kabupaten Kupang.

Kemudian fasilitas umum seperti fasilitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah yang terdampak bencana hingga kini berjumlah 197 unit.

“Pada kesempatan ini kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kupang, menyampaikan terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak sebagai bentuk dukungan kepada kami, dalam menanggulangi dampak bencana di Kabupaten Kupang,” ucap Obet.

Ia mengatakan, pada Selasa (13/04), pihaknya telah menyalurkan bantuan ke kecamatan di wilayah Amfoang Utara dan Semau.

“Lokasi-lokasi yang terdampak bencana akan kita salurkan bantuan secepatnya. Harapan kami, semua masyarakat terdampak mampu kita layani penyaluran bantuannya,” tandasnya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kabupaten Kupang
Previous ArticleAustralia Beri Bantuan di Sabu, Warga Nilai Pemerintah Indonesia Terlambat
Next Article Usut Kasus Dugaan Korupsi, Kejari TTU Sita Dump Truck Milik Kades Naikake B

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.