Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kompak Indonesia Desak Polda NTT Usut Tuntas Kasus Awololong
HUKUM DAN KEAMANAN

Kompak Indonesia Desak Polda NTT Usut Tuntas Kasus Awololong

By Redaksi6 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa (tengah) saat berada di Pulau Siput Awololong, Kabupaten Lembata
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia mendesak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pada proyek Awololong di Kabupaten Lembata.

“Kami mendesak Polda NTT untuk serius menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek Awololong dengan mengusut tuntas pelaku dan aktor intelektualnya,” ujar Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Kamis (05/05/2021).

Gabriel juga menegaskan, pihaknya siap mendampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Konsultan Perencana dalam meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Dalam kaitan dengan ini, KOMPAK Indonesia pun mendesak LPSK untuk proaktif melindungi PPK dan pelaku lainnya untuk dijadikan justice collaborator.

Tidak hanya itu, pihak Gabriel juga mendesak KPK RI untuk melakukan supervisi terhadap penanganan perkara dugaan tindak korupsi pada proyek Awololong.

“Kami juga mengajak solidaritas penggiat antikorupsi, pers dan masyarakat untuk mengawal ketat penegakan hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek Awololong di Polda NTT agar tidak menajam ke bawah saja, tetapi juga menajam ke atas kepada aktor Intelektualnya,” ujar Gabriel.

Sebagai informasi, Direktorat Kriminal Khusus Polda NTT sedang menangani kasus dugaan korupsi proyek destinasi wisata di Pulau Siput Awololong, Kabupaten Lembata senilai Rp6.892.900.000.

Proyek tahun anggaran 2018-2019 ini dalam perjalanan, progres fisik pekerjaan proyek tersebut masih 0 persen, sementara realisasi anggaran sudah 85 persen dari total anggaran Rp6.892.900.000.

Akibatnya, negara mengalami kerugian sebesar Rp1.446.891.718,27 berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian negara.

Penulis: Ardy Abba

Awololong Gabriel Goa Kompak Indonesia Lembata Polda NTT
Previous ArticleIsrael Bisa Dikalahkan Hanya dengan Satu Pukulan
Next Article Satu Warga Malaka Terkonfirmasi Positif Covid-19

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.