Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Terkait DPRD Makelar Proyek, Rafael Raga: Saya No Comment
Regional NTT

Terkait DPRD Makelar Proyek, Rafael Raga: Saya No Comment

By Redaksi23 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Terkait isu anggota DPRD Sikka yang berperan sebagai ‘papalele proyek’ Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga menolak berkomentar.

“Kalau soal itu saya no comment” ujar Rafael kepada VoxNtt.Com belum lama ini di Puspas Keuskupan Maumere.

Rafael Raga mengatakan dirinya belum bisa berkomentar terkait pernyataan Sekretaris BPC Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapensi Sikka), Paulus Papo Belang di sejumlah media belum lama ini.

Sebagaimana dilansir balinewsnetwork.com edisi 20/3/2017, menurut Paulus Papo Belang ada oknum anggota DPRD Sikka tidak segan memasang tarif besaran fee. Fee tersebut harus disetor oleh rekanan untuk mengerjakan proyek pokir yang ditawarkan kepada beberapa rekanan.

Sementara itu, Paulus Papo menyatakan dirinya sudah mendapat kabar bahwa pihaknya akan dipanggil untuk bertemu DPRD Sikka.

“Saya hanya dengar kabar saja tetapi belum ada surat resmi,” terangnya kepada VoxNtt.Com pada Kamis (23/3/2017) via telepon.

Paulus mengatakan pihaknya sebenarnya telah berusaha mengagendakan pembahasan terkait oknum DPRD yang diduga jadi makelar proyek tersebut sejak beberapa bulan lalu ketika Pansus Taman Kota mencuat.

Selanjutnya, Gapensi pun telah bersurat kepada pimpinan DPRD Sikka dengan tebusan kepada Bupati Sikka, pihak Kepolisian Resort Sikka dan Kejaksaan Negeri Maumere.

Namun, sampai dengan saat ini surat permohonan audiensi tersebut belum ditanggapi. Paulus menegaskan pihaknya siap bertemu DPRD apabila dipanggil. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleSiapkan Anggaran untuk Persami, Bupati Sikka; Ada Syaratnya
Next Article Selamatkan Tanaman Melalui Ritual Adat di “Tana Nggoro”

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.