Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Indonesian Police Watch Minta Kapolda NTT Copot Jabatan AKBP Febriansyah
HUKUM DAN KEAMANAN

Indonesian Police Watch Minta Kapolda NTT Copot Jabatan AKBP Febriansyah

By Redaksi18 April 20241 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala IPW Indonesia Sugeng Teguh Santoso (Foto: Dokumen pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Indonesian Police Watch (IPW) meminta Kapolda NTT untuk mencopot AKBP Febriansyah dari jabatannya sebagai Itwasda Polda NTT.

Permintaan tersebut menyusul adanya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Marthino C. Ndun oleh AKBP Febriansyah pada 2 April 2024 lalu.

“AKBP Febriansyah ini tidak menunjukkan profil polisi yang profesional dan humanis,” ujar Kepala IPW Indonesia Sugeng Teguh Santoso Kepada VoxNtt.com, Kamis (18/4/2024) Petang.

Tindakan tersebut, munurut Sugeng,  menunjukkan sikap yang tidak memiliki jiwa sebagai seorang Bhayangkara Negara.

“Orang seperti ini pantas untuk dicopot dari jabatannya dan dipidana,” ujarnya.

Sugeng jug meminta agar laporan pidana umum dan pelanggaran kode etik terhadap AKBP Ferbriansyah harus segera diproses di Polresta Kupang Kota dan Polda NTT.

“Harusnya ditahan itu karena pengeroyokan polisi yang menganiaya Marthino. Kemudian laporan di Propam Polda NTT harus diproses terkait dengan pelanggaran kode etik,” kata Sugeng.

Sebelumnya diberitakan VoxNtt.com, AKBP Febriansyah diduga menganiaya korban Marthino yang berlokasi di kosnya di Wali Kota pada 2 April lalu.

Marthino sudah melayang sebanyak dua laporan yakni laporan pidana umum di Polresta Kupang Kota dan laporan pelanggaran kode etik di Propam Polda NTT.

Penulis: Ronis Natom

Indonesian Police Watch Kapolda NTT Kota Kupang Polda NTT
Previous ArticleDugaan Pengeroyokan yang Libatkan Oknum Petinggi Polda NTT Terekam di CCTV Mobil Korban
Next Article Komodo Travel Mart Kembali Digelar, Ajang Promosi Pariwisata NTT

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.