Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»AMPI NTT Kecam Pernyataan Muhammad Qodari
NASIONAL

AMPI NTT Kecam Pernyataan Muhammad Qodari

By Redaksi26 Mei 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua AMPI NTT, Maxi Adipati Pari
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi NTT mengecam pernyataan Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari.

Ketua AMPI NTT Maxi Adipati Pari mengatakan, sebelumnya Qodari menyebut Partai Golkar tidak memiliki bela rasa Presiden Joko Widodo dan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Raka Buming Raka (Prabowo-Gibran).

Qodari bahkan mengibaratkan Partai Golkar bisa menjadi ‘brutus’ atau pihak yang berkhianat.

Maxi menegaskan, pernyataan pengamat politik nasional itu sama sekali tidak berdasar, bahkan tendensius dan meresahkan seluruh lapisan keluarga besar Partai Golkar.

“Mengapa? Kerena sepanjang sejarah Partai Golkar selalu berada di dalam pemerintahan, ini sudah menjadi falsafah Partai Golkar,” ujar Maxi, Minggu (26/05/2024).

Menurut Anggota DPRD Provinsi NTT itu, Partai Golkar sejak awal proses sudah menyatakan mendukung Prabowo-Gibran dalam pilpres.

Keputusan yang diambil tersebut sudah melalui mekanisme dan prosedur yang tepat sesuai AD/ART Partai Golkar.

“Jadi secara hirarki perintahnya jelas semua jajaran pengurus dari pusat sampai daerah bekerja untuk kemenangan Prabowo-Gibran dan hasilnya menang, sehingga dalam perjalanan pemerintahan ke depan lebih tepat semua didiskusikan dengan cara mengedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan,” ujar Maxi.

Ia dengan tegas menyebut jika pernyataan Qodari itu menyesatkan.

“Sayangnya intuisi dari pernyataan saudara Qodari menyebut partai Golkar bisa menjadi Brutus adalah alur berpikir yang sesat atau keadaan saudara Qodari sedang tidak baik-baik saja pada saat mengeluarkan statement itu?”

“Karena istilah Brutus luas konotasi negatif. Partai Golkar adalah partai berakar seperti pohon beringin dan partai bersejarah, semua berproses berlandaskan aturan dan etika,” ujarnya.

Maxi berharap Qodari menarik kembali pernyataannya dan duduk berdiskusi bersama dengan Partai Golkar yang banyak mengukir sejarah pembangunan bangsa dan negara dengan melahirkan berbagai banyak tokoh dengan kiprahnya masing-masing.

Penulis: Ronis Natom

AMPI NTT Direktur Eksekutif Indo Barometer Golkar NTT Ketua AMPI NTT Maxi Adipati Pari Muhammad Qodari
Previous ArticlePemda Sabu Raijua Punya Program ‘Inovasi Hati Sarai’ untuk Tekan Laju Angka Stunting
Next Article Menang Tipis atas Kapass FC, PS Batu Tiga Juara Turnamen Bupati Mabar Cup 2024

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.