Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Tim Edi-Weng Dituding Lakukan Politik Uang, Haji Salawing Geram
Pilkada

Tim Edi-Weng Dituding Lakukan Politik Uang, Haji Salawing Geram

By Redaksi8 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Postingan Mario Pranda di Grup WhatsApp Relawan Anak Momang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Beredar foto tim Edi-Weng yang dikirim oleh Calon Bupati Nomor Urut 1 Mario Pranda di grup WhatsApp Relawan Anak Momang.

Di dalam grup itu Mario Pranda mengirim foto tim Edi-Weng yang mengelilingi haji Salawaing yang sedang memegang uang.

Postingan itu kemudian memantik respons dari beberapa anggota Grup Relawan Anak Momang.

Pemilik akun WhatsApp atas nama Piitbintang memberikan komentar “ini harus diciduk.”

Akun Om Tobi menjawab “ini sudah bukti sangat jelas tolong segera melaporkan ke Banwaslu.”

“Tangkap,” komentar Vinsen Vani.

Postingan Mario Pranda ini diduga membuat framing bahwa tim Edi-Weng melakukan politik uang atau money politic. Hal itu terkonfirmasi dari akun Facebook Opank Boni.

“Diduga Tebar Uang Menjelang Pencoblosan. Politik uang kembali marak terjadi menjelang hari pencoblosan Pilkada kabupaten Manggarai Barat 2024,” tulis Opank Boni, Jumat, 6 November 2024.

Kemudian ini terkonfirmasi melalui pernyataan tim hukum Mario Pranda, Asis De Ornay melalui sebuah berita di media lokal.

Menanggapi berita tersebut Haji Salawing geram dan membantah tuduhan melakukan money politic.

“Itu tidak benar. Itu uang untuk membayar ketinting,” kata Haji Salawing.

Haji Salawing prihatin atas informasi yang ia anggap sesat oleh pendukung paslon nomor 1 dan meminta agar berpolitik secara elegan.

“Kasihan kita ini dituduh sebagai penyebar uang. Faktanya tidak begitu. Kenapa tidak berpolitik secara elegan saja,” katanya.

Penulis: Sello Jome

Christo Mario Y. Pranda Edi-Weng Mario Pranda
Previous ArticleFenomena Kehidupan: Kisah di Balik Perutusan
Next Article Tim Kuasa Hukum Paket Maron Siap Bela Warga Kanisius Mani

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026

Tokoh Muda Manggarai Barat Kirim Surat Terbuka kepada Uskup Labuan Bajo soal Mutasi Pegawai

22 Mei 2026
Terkini

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026

Penyebaran Kuman Judi Online dan Potensi Bunuh Diri di Wae Wako Lembor

9 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Rokok Ilegal “King Long” Diduga Beredar di Ruteng, Bea Cukai Akui Terkendala Anggaran Pengawasan

9 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.