Penulis: Redaksi

Oleh: Jefriana Ningsih, S. Pd, Gr Pengampu guru mata pelajaran Biologi di SMA Katolik St. Josef Freinademetz. Tak kusangka tapakan kaki ini bisa berlangkah hingga menyeberangi tiba di pulau ini. Langka awal itu sebagai penentu. Dari pulau Flores saya terpanggil sampai di pulau humba. Pulau yang sebelumnya tak tercatat dalam memori hidup saya. Pulau yang dikenal dengan seribu satu bukit, dihiasi padang nan indah serta ribuan kuda berkejaran di bukit padang rumput menuju lembah sungai yang teduh. Langkah yang kian jauh ini adalah suatu panggilan hidup, dan saya memaknai panggilan ini sebagai suatu sajian berkat dari Tuhan. Betapa bahagia hati…

Read More

Oleh: Yohanes Mau Staf Guru di SMA Katolik St. Josef Freinademetz- Tambolaka, Sumba Barat Daya Guru adalah kata yang tak lazim lagi terdengar di telinga masyarakat seluruh Indonesia. Guru itu seseorang yang mengabdikan seluruh totalitas dirinya demi kecerdasan anak bangsa di sekolah. Dalam lagu Hymne Guru seluruh peserta didik dari Sabang sampai Merauke menyanyikannya sembari mengenang jasa mereka yang dijuluki sebagai pahlawan tanpa tanda jasa itu. Julukan ini benar dan menyadarkan setiap insan untuk hening sejenak mengungkapkan terima kasih kepada para guru yang tak pernah berhenti mengalirkan cinta dan kebijaksanaannya kepada anak- anak negeri. Guru adalah kata indah yang kaya…

Read More

Oleh: Edid Teresa Guru SMK Negeri 3 Komodo Sejak saya mengabdikan diri sebagai guru, banyak pengalaman yang menyadarkan saya bahwa menjadi guru tidak gampang seperti yang dilihat. Berseragam keki lengkap dengan atributnya. Atau sekadar seragam hitam putih berbalut tenun adat. Pun ada seragam dengan kekhasan sekolah masing-masing. Mulai dari warna, bahkan sampai logo menjadi kekhasan sekolah yang tidak dimiliki oleh sekolah-sekolah lain. Menjadi guru adalah sebuah panggilan yang perlu dikerjakan dengan ketulusan, kesiapan baik secara mental maupun akademis. Apalagi peran guru dalam konteks perkembangan zaman sekarang tidak cukup jika tentang bagaimana cara menyampaikan materi pembelajaran di kelas tetapi menjadi guru…

Read More

Oleh: Fransiskus Venansi Ketua BEM Stipas St. Sirilus Ruteng Opini ini lahir dari situasi dunia Pendidikan di Indonesia yang semakin hari semakin memojokan guru dan memposisikan guru sebagai sumber segala masalah ketertinggalan kualitas Pendidikan Indonesia di mata dunia. Judgement terhadap guru ini juga tidak pernah direfleksikan sejauh mana Negara memperhatikan kesejahteraan guru di Indonesia! Dalam dunia pendidikan, guru sering dipandang sebagai tokoh sentral yang bertanggung jawab atas keberhasilan maupun kegagalan proses pembelajaran. Namun, fenomena yang kerap muncul adalah kecenderungan menyalahkan guru ketika terjadi masalah, baik menyangkut akademik, kedisiplinan siswa, maupun dinamika kelas. Opini ini ingin menegaskan bahwa guru bukan lumbung…

Read More

Oleh: Paulina Loru Tadu, S.Pd Guru pengampu mata pelajaran Kimia di SMA Katolik St. Josef Freinademetz, Tambolaka, Sumba Barat Daya. Hari Raya Guru menjadi momen istimewa untuk merenungkan kembali makna dan panggilan seorang pendidik. Dalam kesibukan mengajar, mendidik, dan membimbing, sering kali terlupakan bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah panggilan hati untuk melayani dan menuntun generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. Menjadi guru berarti menjadi pelita di tengah kegelapan, menjadi teladan dalam tutur kata dan tindakan, serta menjadi sahabat bagi peserta didik dalam perjalanan mereka mencari jati diri. Setiap hari di kelas adalah kesempatan untuk menanamkan…

Read More

Oleh: Kristina Yani Wii, S. Pd Guru pengampu Mata Pelajaran PAK & Budi Pekerti di SMA Katolik St. Josef Freinademetz, Tambolaka, Sumba Barat Daya Kala kaki melampaui batas pulau, melintasi lautan pemisah jarak dengan rindu. Terhempas rasa ingin kembali. Di sana, ada suara, ada panggilan membakar sanubari tuk bersua dan ada di sana. Di sanalah ada SMA Katolik St. Josef Freinademetz. Sekolah yang baru ada di muka bumi di tanah Marapu. Bergegas ku melangkah melamarkan diri untuk menjadi bagian dari sekolah itu.  Ternyata sekolah itu adalah sebuah nama tak ada murid dan tak ada gedung. Hanyalah sebuah Yayasan yang menjamin…

Read More

Oleh: Cornelia Sri Sulasmi Padaka, S. Pd Guru pengampu mata Pelajaran Fisika di SMA Katolik St. Josef Freinademetz, Tambolaka, Sumba Barat Daya. Profesi menjadi guru, awalnya merupakan cita-cita yang terwujud tanpa impian murni untuk menjadi seorang pengajar. Menjalani masa belajar untuk mengisi bagian kosong dalam diri sehingga memang hanya pilihan itu yang terlintas di pikiran. Setelah selesai menempuh pendidikan, ada rasa cinta untuk berkarya dalam profesi ini, tanpa perlu waktu lama memberanikan diri memberikan diri seutuhnya untuk mengabdi dalam dunia pendidikan. SMA Katolik St Josef Freinademetz adalah salah satu lembaga dan rumah pertama yang membuat saya memiliki banyak memori berharga.…

Read More

Oleh: Imam Rifa’i Guru pengampu Mata pelajaran Matematika di SMA Katolik St. Josef Freinademetz- Tambolaka Pengalaman saya sebagai guru Matematika di SMA Katolik St. Josef Freinademetz merupakan sebuah panggilan yang menyejukkan hati. Banyak pengalaman telah saya lewati, baik menyenangkan maupun tidak menyenangkan, dan semuanya hadir seiring berjalannya waktu dan pergantian musim. Bagi saya, menjadi guru adalah panggilan yang penuh sukacita karena setiap saat saya ditantang untuk belajar hal baru dan bertemu dengan berbagai dinamika dalam proses pendidikan. Namun, profesi ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Guru sering dihadapkan pada tumpukan administrasi, perubahan kurikulum dari waktu ke waktu, serta tuntutan untuk terus…

Read More

Oleh: Florensiana Daido Mahasiswi Fakultas Teknik Komputer, Universitas Stellamaris Sumba Barat Daya Saya adalah Mahasiswi di Fakultas Teknik Komputer Universitas Stellamaris Sumba Barat Daya. Sekarang menjalankan magang di SMA Katolik St. Josef Freinademetz Tambolaka. Bagi saya ini adalah pengalaman menarik yang menggugah untuk menjawabi panggilan hati ini secara sungguh-sungguh. Guru adalah kata mulia yang tergaung di telinga sebelum menginjak masa-masa sekolah. Kata itu tidak lazim lagi di kalangan masyarakat. Namun membuat hati kecil ini terus mencari tahu apa makna terdalam dari kata ini. Selama kurang lebih dua bulan menjalankan masa magang di sekolah ini sungguh-sungguh menghantar saya memahami dan merasakan…

Read More

Oleh: Meldyani Yolfa Jaya Ketua GMNI Cabang Manggarai Dalam kerangka pemikiran Paulo Freire, guru tidak pernah dimaksudkan menjadi sekadar penyampai pengetahuan. Guru adalah fasilitator kesadaran, pembangun dialog, dan pendamping pembebasan. Peran ini tidak hanya mulia secara moral, tetapi juga politis secara esensial. Freire mengingatkan bahwa pendidikan selalu berpihak: ia bisa menjadi praktik kebebasan atau praktik penindasan. Dan titik awal dari keberpihakan itu terletak pada cara guru memandang dirinya sendiri dan diperlakukan oleh sistem pendidikan. Namun, realitas pendidikan hari ini menunjukkan ironi yang menyakitkan: peran guru sebagai agen pembebasan justru semakin terpinggirkan. Bukan karena guru kehilangan kemampuan, tetapi karena sistem pendidikan…

Read More