Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Air Minum Bersih di Golo Kantar Manggarai Timur Disorot Warga
Regional NTT

Proyek Air Minum Bersih di Golo Kantar Manggarai Timur Disorot Warga

By Redaksi14 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi air minum bersih
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Proyek penyediaan air minum bersih di Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, disoroti warga. Warga menilai pelaksanaannya belum berjalan adil dan transparan.

Warga Desa Golo Kantar, Hanis Badur mengaku kesal dengan proyek yang sedang berlangsung di desanya.

Ia menyebut air bersih merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat diakses semua warga tanpa kecuali.

“Air minum bersih adalah kebutuhan dasar semua makhluk hidup tanaman hewan apalagi manusia dan manusia tidak dibagi-bagi berdasarkan status tua, muda, kaya, miskin, petani, pegawai, dan semuanya butuh air,” tegas Hanis Kepada VoxNtt.com, Minggu, 14 Desember 2025.

Menurut Hanis, proyek air minum bersih yang baru berjalan justru memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat.

Ia menyebutkan, meskipun proyek itu diklaim diperuntukkan bagi warga pada umumnya, dalam praktiknya terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mendapatkan sambungan air, sementara sebagian warga lainnya belum terlayani.

Ia juga mengungkapkan, di kalangan warga non-ASN masih terdapat keluarga yang belum memperoleh meteran maupun pipa air.

Kondisi ini, kata dia, menimbulkan tanda tanya mengenai mekanisme dan dasar penentuan penerima manfaat.

“Pertanyaannya siapa yang menentukan layak dan yang tidak layak? lalu apa kriterianya apakah proses pendataan sudah transparan dan adil,” ujar Hanis.

Hanis menegaskan, kritik tersebut bukan bentuk tudingan, melainkan tuntutan keterbukaan sebagai warga.

Ia menilai proyek air bersih merupakan proyek publik yang hasilnya harus dapat dirasakan secara merata.

Ia juga mengajak warga lain untuk menyuarakan aspirasi jika merasa dirugikan atau diabaikan.

Menurutnya, langkah itu penting dilakukan bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan untuk memperbaiki pelaksanaan proyek ke depan.

Hingga berita ini dipublikasikan, VoxNtt.com telah berupaya menghubungi Kepala Desa Golo Kantar, Merdianus Jehaman, untuk meminta tanggapan. Namun, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Kontributor: Isno Baco

Desa Golo Kantar Manggarai Timur Matim
Previous ArticleJadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Eks Dirut Bank NTT: Saya Ikuti Proses yang Tuhan Inginkan
Next Article Rakor Diaspora NTT Soroti Perlindungan Tenaga Kerja

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026
Terkini

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.