Baik terduga pelaku maupun korban, sama-sama berasal dari Kampung Wela, Desa Golo Worok, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.
Penulis: Redaksi
Kekecewaan Nael, begitu akrab disapanya, bukan tanpa sebab. Saban hari aktivitasnya menjual ikan terus ditemani kisah miris oleh karena infrastruktur jalan yang buruk.
PesanNya, pergilah! Pergilah! Keluarlah dari kenyamanan hatimu! Bertolaklah dari kenyamanan rumahmu.
Betun, Vox NTT- Tahun 2023 adalah ajang persiapan para kader bakal calon anggota DPRD untuk sosialisasi diri menuju pileg tahun 2024. Berbagai metode sosialisasi dilakukan agar supaya lebih dikenal lagi masyarakat luas. Di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga demikian. Seluruh kader partai politik mulai sosialisasikan diri untuk lebih dikenal dengan jnaji – janji politiknya. Hal itu juga dilakukan Samuel Fahik, pemilik usaha percetakan Sanxel di Kota Betun yang kini menyatakan diri maju sebagai bakal calon anggota DPRD Malaka. Adapun partai yang akan menjadi kendaraan untuk mewujudkan impiannya adalah Partai Kebangkita Bangsa (PKB). Pemilik usaha percetakan dan fotocopy terlaris…
Betun, Vox NTT- Terkait wacana pungutan dana pelantikan kepala desa pada 14 Februari 2023 mendatang, Wakil Bupati Malaka Kim Taolin berkomentar. Pernyataan Kim Taolin soal wacana pungutan yang dibebankan ke kepala desa terpilih cukup tegas. Kim Taolin menyesali sikap dan keputusan Kepala Dinas PMD Malaka, terkait pemungutan tersebut. Menurut Kim Taolin, hal itu adalah perbuatan yang tidak terpuji dan memberikan kesan buruk kepada masyarakat. “Model seperti ini, ajar kepala desa baru mereka untuk korupsi. Mereka sudah pasti tidak ada uang lagi, karena kemarin sudah habis – habisan di Pilkades. Lalu mau pelantikkan kita pungut lagi mereka. Pasti mereka pinjam uang…
Jakarta, Vox NTT- Lembaga KOMPAK (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi) Indonesia mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Tito Karnavian agar segera mencopot Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan (PPS) Drs M setelah terjadi sebuah insiden kecil adu mulut nyaris adu otot antara dirinya dengan salah seorang pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Selatan pada Kamis (02/02/2023). “Pada Kamis 2 Februari dini hari, kami menerima informasi akurat melalui telepon jarak jauh dari warga masyarakat yang sedang berada di sebuah hotel di jantung kota Merauke, ibukota Provinsi Papua Selatan bahwa telah terjadi perseteruan yang nyaris adu otot antara Drs…
Oleh: Maria Baptista Clarista Kehadiran sosial media di tengah masyarakat saat ini menjadi fenomena tersendiri. Penggunaan sosial media dapat memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, mengekspresikan ide maupun kreativitas seseorang tanpa ada batasan jarak dan waktu. Pengguna menjadikan sosial media sebagai salah satu cara berinteraksi dalam kehidupan sosial. Berbicara tentang sosial media pasti tidak terlepas dari bahasa yang digunakan oleh pengguna sosial media tersebut. Bahasa digunakan untuk mengekspresikan diri atau mengungkapkan perasaan, serta bahasa juga digunakan sebagai alat komunikasi dan beradaptasi sosial. Pemakaian bahasa dalam sosial media akhir-akhir ini sedikit menarik perhatian. Hal ini dikarenakan munculnya berbagai ragam bahasa, seperti bahasa formal,…
Oleh: Natalia Stefani Saputri Dunia pendidikan kini terus dihadapkan pada banyaknya tantangan. Itu terutama dalam mengatasi mentalitas setiap generasinya yang terus berbeda beda seiring berjalannya waktu. Situasi saat ini banyak sekali generasi yang menyertai kehidupan dunia pendidikan dengan tujuan ingin mengembangkan berbagai pembelajaran kreatif yang sesuai dengan era generasinya. Generasi saat ini dikenal dengan sebutan milenial atau Generasi Z yang rupanya menarik banyak perhatian. Gen Z atau Generasi Z adalah seluruh generasi yang lahir mulai tahun 1996 hingga 2012. Artinya, Gen Z adalah generasi setelah milenial. Jadi, pada tahun 2023 ini, anak-anak yang berusia 9-26 tahun masuk ke dalam Gen…
Oleh: Ano Parman Warga Lembor Selatan-Manggarai Barat Saat ini, party ID atau identitas kepartaian kita sangat rendah. Hal itu dikonfirmasi oleh survei SMRC November 2022. Dalam survei itu, hanya 20 persen responden yang merasa dekat dengan partai politik. Sedangkan, 73 persen lainnya mengaku sebaliknya. Menurut Saiful Mujani, angka itu berbanding terbalik dari Amerika Serikat yang sama-sama menjadi negara demokrasi terbesar di dunia. Di Amerika, kata Mujani, orang yang mengaku dirinya sebagai orang partai, entah Demokrat atau Republik, adalah mayoritas. Sedangkan yang mengaku tidak dekat atau bukan bagian dari partai politik justru minoritas (Warta Ekonomi.co.id, 1/12/2022). Hal di atas sungguh ironis…
Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan HAM PADMA Indonesia Gabriel Goa mengaku kecewa dengan integritas Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro.
