*Cerpen Oleh: Yohanes Mau Untuk ayahku di negeri seberang. Negeri baru yang tak terseberang. Negeri itu bernama Surga yang datang sebelum rindu kami bersua. Ayah sudah lama rindu ini tak terkuak. Rindu membara tak tertahankan. Aku terjepit diantara semak belukar negeri ini. Negeri rumah batu. Mungkin ayah tahu angin musim negeri ini berhembus belum henti-henti juga. Dedaunan kering dari pohon marula jatuh tertiup angin dan berhamburan di halaman rumah. Terlihat kotor dan rerumputan hijau tertutupi sehingga mata tak bisa menikmati cantiknya negeri sekitarku seperti musim kemarin yang baru saja pamit. Perginya musim dingin itu seolah menyerahkan tubuh mungil ini ke…
Penulis: Redaksi
*Cerpen Oleh: Yohanes Mau Angka di kalender tertulis hari ini Sabtu (20/08/2021). Sekitar jam 12 siang saya dan Alex masih di kebun sedang melihat beberapa jenis sayuran hijau yang sedang tumbuh dan dimakan habis oleh burung liar. Terasa sedih hatiku. Alex misionaris berkebangsaan Papua Nugini ini bilang padaku; “tenanglah saatnya akan tiba engkau pasti bahagia melihat hijauh daun di sekitar ini.” Alex ini seolah hebat bagai Insinyur pertanian saja. Saya tidak hiraukan apa kata dia. Saya membiarkan kicauannya itu bagai hembusan angin berlalu tanpa jejak. Saya mencoba arahkan mata keluar pagar besi itu. Di sana terlihat Tula lari terbirit-birit…
*Cerpen Oleh: Stefan Bandar Lelaki tua itu duduk seorang diri sembari membaca beberapa deretan berita di surat kabar. Sesekali ia melirik ke luar, menatap rintik-rintik hujan yang jatuh perlahan. Sesekali ia menghembuskan nafas panjang ketika membaca berita-berita yang termuat di surat kabar yang menggelentang di tangannya. “Kek, di luar dingin. Aku ambilkan jaket untuk kakek,” suara seorang bocah yang tiba-tiba muncul dari balik pintu. Bocah itu lalu berjalan menuju kamarnya dan mengambil jeket hitam yang biasa dikenakannya. “Ini kek”, katanya sembari menyodorkan jeket hitam milik lelaki tua itu. Kakek Ambros, demikian lelaki tua itu biasa dipanggil. Ia adalah salah satu…
Oleh: Patris Bulu Manu Indonesia saat ini tengah gencar untuk mencetak generasi-generasi unggul yang mampu bersaing di era yang kompetitif. Dalam proses tersebut, pendidikan karakter tentu saja menjadi salah satu kunci utama. Itu terutama untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul. Untuk menghasilkan generasi unggul, ada banyak langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah, salah satunya ialah pendidikan karakter. Berbicara tentang karakter memang tidaklah mudah, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan pembawaan diri. Menurut Samani dan Heriyanto (2016: 44), pendidikan karakter adalah suatu proses pembelajaran yang memberdayakan siswa dan orang dewasa di dalam komunitas sekolah untuk memahami, peduli tentang…
Oleh: Arnoldus Eston B. Lamatokan Negara Indonesia memiliki Pancasila sebagai landasan dan dasar hidup yang kokoh. Sebab itu, Pancasila sebagai simbol negara harus dijunjung setinggi- tingginya oleh warganya. Pancasila mempunyai lima sila kehidupan yang mutlak. Dasar hidup Pancasila sendiri memiliki makna dan arti pada setiap sila ialah; pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa, kedua; Kemanusiaan yang adil dan beradab, ketiga; Persatuan Indonesia, keempat; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan perwakilan, dan kelima; Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai warga negara yang berakal budi dan luhur, maka wajib melaksanakan hak dan kewajibannya secara baik dengan berlandaskan nilai-nilai dalam Pancasila.…
Borong, Vox NTT-Infrastrukturjalan di Watu, Melar, dan Dalo, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) rusak parah. Kerusakan hampir sepanjang jalan di tiga kampung itu. Salah satu warga Desa Pong Ruan Yonix Defanso mengatakan, usia aspal milik Pemkab Matim di Watu, Melar, dan Dalo sangat pendek dan sekarang sudah rusak parah. Bahkan di beberapa titik tinggal batu dasarnya saja. Padahal infrastruktur jalan dianggap penting bagi warga, sebab hasil komoditi di wilayah Desa Pong Ruan sangat banyak. Menurut Yonix, jarak dari Watu dengan Borong ibu kota Kabupaten Matim cukup dekat. Sayangnya Pemkab Matim memperhatikannya. Hingga kini pun jalan…
Kupang, Vox NTT- Proses hukum kasus dugaan penggelapan aset pada PT Sasando Timor Internasional selaku pengelola Hotel Sasando oleh manajemen lama hingga saat ini belum berhasil dituntaskan penyidik Polda NTT. Kasus ini dilaporkan oleh Dr. Markus Hage yang bertindak sebagai kuasa pelapor dari pihak Pemprov NTT pada 1 Desember 2019. Markus Hage saat dikonfirmasi wartawan di Kupang, belum lama ini, menilai proses hukum terhadap kasus yang dilaporkannya itu terkesan mandek di tangan penyidik Polda NTT. “Kita (Pemda NTT) itu sudah memberikan biaya kepada mereka (Polda) untuk berangkat ke Makassar saat itu. Ya, mungkin juga karena Covid atau bagaimana. Memang pada…
Kupang, Vox NTT- Mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean yang kini sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT divonis bebas oleh Mahkamah Agung. Mewakili tim kuasa hukum Jonas Salean, Yanto Ekon, mengatakan informasi yang diproleh dari website MA-RI, amar putusan MA terhadap kasasi yang dimohonkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT atas putusan bebas terdakwa Jonas Salean adalah TOLAK. Artinya, amar putusan tersebut menolak permohonan kasasi dari JPU dari Kejati NTT. “Hal ini berarti putusan bebas dalam perkara pidana ini telah berkekuatan hukum tetap,” ujar Yanto, Jumat (03/09/2021) malam. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang maupan…
Betun, Vox NTT- Menyongsong dua dekade Partai Demokrat bersama rakyat, DPC Kabupaten Malaka membantu modal usaha untuk para tukang tambal ban di Betun, Kamis (02/09/2021). DPC Partai Demokrat Malala Marius Boko mengatakan, para pengusaha kecil seperti tukang tambal ban ini cukup terdampak akibat Pemberlakukan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM). Kata Marius, jika para pengusaha besar saja ikut merasakan dampaknya, apalagi pengusaha kecil seperti tukang tambal ban di pinggir jalan raya. “Kerja mereka dari pagi sampai magrib, tapi pendapatan tidak seberapa. Apalagi pandemi Covid-19 seperti ini. Otomatis berkurang lagi. Itulah alasan kami membantu mereka. Setidaknya meringankan beban mereka,” kata Marius sehari sebelumnya…
Oleh: Erwin Lake Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia. Para pendiri republik ini telah berhasil menetapkan Pancasila sebagai dasar negara. Sebagai ideologi negara, Pancasila berfungsi sebagai alat pemersatu. Semua keputusan yang diambil harus berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila juga harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Sila pertama dalam Pancasila adalah keTuhanan. Bangsa Indonesia menempatkan nilai keTuhanan di atas semua nilai, karena bangsa Indonesia menjunjung tinggi kepercayaan dan keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa. Masalah yang sekarang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap nilai keTuhanan. Hal ini yang menimbulkan konflik antarumat beragama di…
