*Cerpen Oleh: Linno Gabung Matinya Tukang Sensor Lelaki paruh baya berbadan kekar itu kini hanya terbaring kaku di dalam peti mati. Badan kekarnya sudah tak bernyawa, kini kaku ditutupi selembar kain sarung berwarna hitam. Jenazahnya diletakkan di ruang tengah rumahnya. Sebuah rumah setengah tembok dengan dinding papan kayu yang mengilap. Di samping petinya, tampak istri dan kedua anaknya yang menangis histeris dan meronta-ronta sejak kemarin malam. Sejak tubuh kekarnya ditemukan tergeletak sudah tak bernyawa di kebun tempat ia mengikat sapinya. Orang banyak datang melayat jenazahnya. Mereka semua sangat merasa kehilangan dan bersedih. Sebagian, datang menangis di samping petinya, yang lain…
Penulis: Redaksi
*Puisi Oleh: Fritz Yofrilolis Beranjak dari Lembata Menuju Tepi Jemari Ibu Lembata tampak lebih tua Sebab menjadi muda tak menjamin napas lebih lama *** Di bawah kaki Lewotolok Duka menjadi lebih lama Lutut-lutut tegar runtuh berkeping-keping Kekasih tak lagi ramah Ia tak punya rumah Hingga senyumnya Menjadi luka ‘Aku baik-baik saja, Sebab ibu sudah tenang’ *** Tak ada lagi tanah lapang tempat kaki-kaki berlumpur mencari tawa Tak ada lagi ‘ori’ Tuk sekedar melepas lelah dan jumpa ‘Lewo sedang mencari wajah baru lebih muda, sebab ia sudah terlalu tua untuk berdandan dan sekedar menjaga isi lumbung’ *** Lelah tak butuh lekas…
*Puisi Oleh: Frumend Oktavian. M. (Frutamin) Sajak untuk Tuhan Benarkah Engkau tak pernah cemburu? Benarkah Engkau tulus mencintai sajak-ku? Benarkah Engkau pernah merindukan puisi-puisi sederhana-ku? Jika itu benar Tuhan,,, Biaralah aku tetap merapalkan syair-syairku Di setiap sujud dan pujian yang tiada akhir Bersama hembusan dari wangian dupa-Mu Yang selalu kukenang dalam kata amin di setiap sudut semogaku yang getir Ribang, House of God, February, 2021 Maharahim 2 Dosaku kini jatuh dan telah terbujur kaku Tercucur rampung tepat di sudut taman sajak-ku Penuh aduh dengan sembilu ampun yang tak dijamu Aku akhirnya sadari Aku telah menyendiri dan tengah…
Kupang, Vox NTT – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan, pemerintah provinsi akan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mempercepat upaya relokasi warga dari lokasi-lokasi bencana yang rusak parah ke lokasi baru yang disiapkan pemerintah daerah. “Bagi rumah-rumah warga yang rusak di tempat-tempat yang sama sekali rawan (bencana) ke depannya, maka mereka harus direlokasikan ke tempat lain yang lebih aman. Tentu saja untuk ini, kami (pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten, red) harus kerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” kata Wagub Nae Soi kepada wartawan,…
Ruteng, Vox NTT-Bagi yang doyan menikmati jalan-jalan, hambar rasanya kalau hanya menghabiskan waktu dengan mengunjungi satu tempat saja. Akan tetapi, menghabiskan waktu dengan mengunjungi dua tiga tempat dalam sekali kunjungan adalah keistimewaan. Namun, yang lebih istimewa adalah ketika perjalanan diwarnai dengan kisah dan kesan yang menarik dan khas. Kekhasan itulah yang menjadi pembeda antara perjalanan yang satu dengan yang lainnya. Kemenarikan kisah dan kesan dalam sebuah perjalanan hadir dengan cara yang beragam. Ada yang hadir melalui pahit manisnya kisah perjalanan. Pun ada juga yang hadir melalui kemenarikan tempat yang dituju serta berbagai suguhan kisah-kisah menarik lainnya yang diseduh dalam cerita…
Labuan Bajo, Vox NTT- Hotel Inaya Bay Komodo Milik BUMN di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi NTT dilaporkan menunggak pajak sejak November 2020 hingga Februari 2021. Tidak main-main, total pajak yang belum dibayar sebesar Rp1,8 miliar. Kepala BPKD Mabar Salvador Pinto menjelaskan, pihaknya sudah mengeluarkan surat ketetapan kurang bayar pajak kepada Hotel Inaya Bay Komodo sebelumnya. Namun belum ada tindak lanjut dari manajemen hotel. “Setelah kami verifikasi, ini kan pajak self assessment yang dilaporkan oleh wajib pajak sendiri, setelah kami lakukan verifikasi laporan, kami temukan ada tunggakan pajak baik hotel dan restoran sebesar Rp1.8 lebih. Kami sudah keluarkan…
Borong, Vox NTT- Manggarai Timur kembali berduka. Satu lagi pasien Covid-19 asal Kampung Teong, Desa Gising, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur meninggal dunia di RSUD Ben Mboi Ruteng, pada Minggu, 11 April 2021. Ia adalah EFT (61), seorang pensiunan PNS. BACA JUGA: Pasien Covid-19 Meninggal, Bupati Agas: Kita Kembali Berduka Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Matim Bonifasius Sai membenarkan kabar duka tersebut. “Ya om benar,” ujar Boni saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Minggu siang. Ia mengatakan, EFT adalah seorang pensiunan guru asal Kampung Teong, Kecamatan Elar Selatan. EFT meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu. Menurut Boni, almarhumah terpapar Covid-19…
*Oleh: Odhan Loni Tentang Ada Ketika senja aku menatap langit jingga Luar biasa.. Lalu sadarlah aku, ada yang menukar siang dengan malam.. Lalu kucari jawaban tentang siapa Ada.. Aku bertanya pada buku, buku menjawab panjang kata Tapi samar-samar… Aku bertanya pada laut, laut menyebutku dengan riuh Ombak berbuih Aku bertanya pada gunung, gunung menghadiahkan dengan angin sejuk… Aku bertanya pada rumput, rumput mengangguk-angguk.. Aku bertanya pada semut, semut geleng-geleng.. Aku bertanya pada debu, debu terbang.. Semua menjawab dengan gayanya, lalu aku.. Aku pun lari kepada rumahku.. Di sana aku menjumpai mama yang lagi bersujud…
Kupang, Vox NTT-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyerahkan bantuan sebanyak 20 truk paket sembako kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemrov NTT kemudian bakal menyalurkan bantuan tersebut kepada sejumlah masyarakat yang menjadi korban bencana badai siklon tropis Seroja pada Minggu hingga Senin, ahad lalu. “Saya hadir di sini untuk bangsa dan negara dan ini adalah perintah Bapak Presiden Jokowi. Untuk itu, hari ini memberikan bantuan darurat berupa sembako dan melihat pertanian yang terdampak ada padi, jagung dan peternakan yang habis terkena bencana alam untuk segera dilakukan upaya pemulihan,” ujar Mentan SYL saat menyerahkan bantuan sembako bersama Gubernur…
*Oleh: Yanri Ona Kabar Duka Bulan membentang padang cahaya di tengah malam, Diam-diam setangkai rindu patah di pelupuk mataku, Air mata menetes pada dinding pipi, isak yang tragis merintih mengenang sebab. Tuhan, aku di sini tinggal sendiri. Ayah sudah tak mungkin kembali ke sini, aku melihat ayah terhanyut pergi dengan sesal yang terpahat pada kerut di keningnya. Tuhan, aku di sini masak sendiri. Ibu tak mungkin kembali, kemarin aku melihat ibu terkubur abu dan debu. Tuhan, aku di sini sepi. Sebab banyak orang yang pergi tak mungkin kembali. Tuhan sebenarnya kenapa? Ayah dan ibu juga pergi tanpa meninggalkan sebuah pesan…
