Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mahasiswa Desak Jokowi Segera Selesaikan Human Trafficking di NTT
NTT NEWS

Mahasiswa Desak Jokowi Segera Selesaikan Human Trafficking di NTT

By Redaksi12 September 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com-Bertepatan dengan kehadiran Presiden Jokowi pada acara puncak Hari Keluarga Nasional (Hargnas) ke-23 di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sabtu, 30/07/2016), sejumlah elemen pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Keadilan dan Kemanusiaan (Forpekk)  NTT, mendesak Jokowi untuk menetapkan human trafficking sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime).

Aksi demonstrasi di depan Polda NTT ini merupakan bentuk kepedulian pemuda atas  kejahatan human trafficking yang sekarang makin meningkat di Provinsi NTT dan Indonesia umumnya. Ketua GmnI cabang Kupang, Leonardus Liwun,  sebagai kordinator umum aksi tersebut menyatakan maraknya kasus human trafficking di NTT merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan yang tidak boleh dipandang sebelah mata oleh presiden Jokowi.

Sampai pada hari ini, demikian Leo, sudah ada tiga kasus TKI yang dikirim pulang dalam kondisi yang tragis dengan tubuh penuh jahitan dan organ tubuhnya dijual.

“Ini sungguh kejahatan luar biasa yang mengikis rasa kemanusiaan sebagai  bangsa Indonesia” tegasnya.

Sebagai bangsa dan negara, kata Leo, Indonesia merupakan negara yang terlahir atas dasar kemanusiaan, rasa senasib dan sepenanggungan sebagai bangsa yang terjajah. Karena itu menurutnya, kejahatan human trafficikng adalah kejahatan kemanusiaan yang mengikis derajat manusia Indonesia khususnya NTT menjadi setara dengan hewan.

Kenyataan ini dipertegas Kepala Balai Pelayanan Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tato Tirang, dimana sejak Januari 2016 hingga akhir Juli ini tercatat 23 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal daerah itu, dipulangkan dalam kondisi tak bernyawa.

Situasi ini menurut elemen pemuda dalam aksi tersebut menempatkan NTT sebagai provinsi darurat kemanusiaan.

Ketua PMKRI cabang Kupang, Kristo Mbora dalam orasinya juga menuntut presiden Jokowi untuk segera melakukan moratorium pengiriman tenga kerja ke luar negeri sampai pada perbaikan regulasi yang menjamin keselamatan TKI.

“Ini harus segera dihentikan. Kalau tidak, masyarakat NTT ini akan terus menjadi obyek bisnis manusia para mafia trafficking” tegasnya.

Pemberhentian sementara atau moratorium ini menurut Kristo harus dibuat dalam suatu keputusan resmi presiden mengingat pemerintah daerah dan aparat kepolisian daerah itu sudah tidak bisa dipercayai lagi.

 

Previous ArticleBudaya Pop dan Pendidikan Keluarga
Next Article NTT Masih Juara Kasus Korupsi

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026

Penanganan Masih Jauh dari Ideal, Pemerintah Diminta Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores

1 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.