Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Petani Sikka Diberi Pelatihan Mengolah Kawasan Egon
NTT NEWS

Petani Sikka Diberi Pelatihan Mengolah Kawasan Egon

By Redaksi14 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sikka, VoxNtt.com- Untuk memberdayakan masyarakat lokal dalam pengelolahan kawasan Egon, Sikka, Wahana Tani Mandiri memfasilitasi para kader tani se-kecamatan Mapitara untuk belajar mengolah sumber daya alam melalui Pelatihan Participatory Rural Appraisal (PRA) di Aula Kantor Camat Mapitara, 12-13 Oktober 2016.

Kegiatan ini dilakukan untuk membekali para kader tani dengan kemampuan riset sederhana terhadap sumber daya alam yang ada disekitarnya untuk kemudian melakukan langkah-langkah advokasi.

Manager Program Wahana Tani Mandiri, Hery Naif kepada VoxNtt.com (13/10) menyatakan pihaknya menperkenalkan empat metode dalam pelatihan ini yakni diagram ven, kalender musim, penelusuran atau transek, dan pemetaan.

“Keempat metode ini nantinya dapat digunakan oleh peserta untuk memetakan aktor-aktor yang berkepentingan dan memiliki kewenangan dalam pengelolaan sumber daya alam serta mengidentifikasi berbagai kejadian yang berhubungan dengan sumber daya alam, serta bagaimana memetakan ancaman-ancaman,” ujar Herry.

Para kader tani yang mengikuti pelatihan tersebut antara lain Kristina Kris, Ignatius Irianto, Ignasius Warat (Desa Natakoli), Oktaviana Hiskia, Maksensius Edison, Nong Epi, Sensimus Bajo (Desa Hebing), Albertus Ruben, Teysen ( Desa Hale), Mesias Merimo, Ansemus Gogu (Desa Hebing).

Sementara itu, para fasilitator dalam PRA ini antara lain Pasivasius Wangge (Caritas Maumere) dan Kristoforus Gregorius (Wahana Tani Mandiri).

Salah satu peserta asal Desa Natakoli, Kristina Kris mengatakan melalui pelatihan ini, dirinya mendapatkan keterampilan dan pengetahuan baru untuk terlibat mengelola sumber daya alam di kawasan yang belakangan mulai mengalami kerusakan.

“Setahu saya total ada 30 mata air di kawasan hutan Egon ini. Belakangan delapan di antaranya mengalami penurunan debet. Ini juga merupakan ancaman yang harus kami atasi bersama masyrakat kami,” ujarnya.

Lebih jauh menurutnya, persoalan kerusakan hutan juga merupakan hal yang harus diperhatikan bersama pemerintah dan masyarakat ke depannya.

Pasca pelatihan ini para kader tani akan melakukan studi yang difokuskan pada pengelolaan sumber daya alam sampai dengan Desember 2016.

Dari studi tersebut mereka akan menghasilkan profil ekologi desa yang kemudian akan dijadikan sebagai draf akademis untuk perdes pengelolaan sumber daya alam di desa-desa tersebut.

Kegiatan ini dislenggarakan atas kerja sama Wahana Tani Mandiri dan Critycal Ecosystem Partnership Fund (CEPF) melalui program Peningkatan Pendapatan Masyarakat dalam Mendukung Manajemen Ekosistem yang Berkelanjutan di Kawasan Egon-Ili Medo. (Are/ VoN)

Sikka
Previous ArticleBandar KP Ditangkap, Barang Bukti 24 Juta Dipertanyakan
Next Article Charles Mesang Belum Realisasikan Janjinya Kepada SMA Kristen Kasetnana, Soe

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.