Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Melawan Terror Menjaga Keberagaman
NASIONAL

Melawan Terror Menjaga Keberagaman

By Redaksi15 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, VoxNtt.com– Selama satu minggu terakhir ancaman bom mengusik rasa nyaman masyarakat Indonesia.

Seperti diberitakan berbagai media, aksi pelemparan bom Molotov terjadi di Samarinda, pada Minggu (13/11) dan Singkawang, Kalimantan Barat pada Senin (14/11) dini hari.

Sementara itu ancaman bom yang sama juga terjadi di Kota Surabaya (09/11) dan Batu, Malang (14/11).

Akibat aksi teror tersebut, seorang anak kecil bernama Ananada Intan Olivia Marbun, yang masih berusia 2,5 tahun akhirnya meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit di Samarinda.

Sementara itu, tiga anak lainnya dalam persitiwa yang sama masih dalam perawatan di rumah sakit.

Menanggapi situsi ini, Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia menyatakan sikap terkait tragedi kemanusiaan yang melanda bangsa ini. Pernyataan sikap ini dibacakan pada Selasa, (15/11) di Jakarta.

Pertama merasa prihatin dan geram atas makin maraknya berbagai aksi teror yang mengoyak kehidupan berbangsa dan merusak rasa aman warga masyarakat.

Kedua, Komunitas Masyarakat Sipil menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap para korban tragedi peledakan bom yang mengoyak-oyak rasa kemanusiaan.

Pada poin ketiga Koalisi Masyarakat Sipil meminta agar masyarakat secara bersama-sama, bahu-membahu menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif, aman, nyaman, dan damai.

Dalam poin ketiga pernyataan sikap itu diterangkan pula bahwa kedewasaan masyarakat Indonesia tengah diuji melalui serangkaian aksi-aksi tidak simpatik.

Namun kita semua percaya bahwa bangsa ini akan mampu melewatinya dengan baik, dengan terus menerus berpegangan pada konstitusi, Pancasila dan prinsip Bhineka Tunggal Ika.

Pada poin kekempat, Komunitas Masyarakat Sipil menyeruan kepada tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh politik, tokoh-tokoh adat dan tokoh-tokoh masyarakat agar dapat memberikan pernyataan-pernyataan yang menyejukan dan menghindari adanya polemik di masyarakat, terutama berkaitan dengan isu Suku, Agama, Ras dan antar-Golongan (SARA).

Kelima, Komunitas Masyarakat Sipil juga meminta kepada negara dalam hal ini Presiden, Wakil Presiden dan Kepolisian agar dapat menjamin keamanan dan perdamaian dengan menindak tegas pelaku kekerasan dan mencegah upaya-upaya pengacauan keamanan atas nama agama dan atau politik.

“Negera tidak boleh kalah dengan kelompok-kelompok tersebut” tulis komunitas masyarakat sipil.

Pada poin keenam, Koalisi ini menyerukan betapa pentingnya menghormati keberagaman kita sebagai bangsa, menjunjung tinggi hak asasi setiap warga negara dan meninggalkan budaya intoleransi.

Koalisi Masyarakat Sipil ini terdiri dari masyarakat sipil di Jakarta dan berbagai tokoh agama diantaranya Romo Benny Susetyo, Jeirry Sumampow, Ray Rangkuti, Usman Hamid, Fajar Riza Ul Haq, Yudi Latif, Muhamad Abdullah Darraz dan Ahmad Imam Mujadid Rais. (Ervan/VoN)

Previous ArticleSelama 14 Tahun Warga Eks Timor Leste Hidup di Tanah Tak Bersertifikat
Next Article Koalisi Masyarakat Sipil Prihatin dengan Teror Bom di Kalimantan

Related Posts

Astra Tandang Apresiasi Political Will Pemerintah dan DPR Sahkan RUU PPRT

22 April 2026

Benny Harman Dorong Pembentukan Lembaga Independen Pengelolaan Hasil Perampasan Aset

7 April 2026

Benny Harman: Kasus Penyiraman Andrie Yunus Bukan Pidana Biasa

5 April 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.