Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wisatawan Disuguhi Sampah Plastik di Pulau Bidadari Mabar
Regional NTT

Wisatawan Disuguhi Sampah Plastik di Pulau Bidadari Mabar

By Redaksi24 November 20161 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,VoxNtt.com– Sampah plastik yang berserakan di dasar laut sekitar Pulau Bidadari, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat mengganggu aktivitas wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah air di wilayah tersebut.

Christal, seorang wiasatawan yang melakukan snorkling di sekitar Pulau Bidadari pada Rabu (23/11) saat ditemui Vox NTT di Labuan Bajo mengatakan dirinya  tidak bisa menikmati keindahan terumbu karang di sekitar kawasan tersebut karena sampah masih ada sampah yang ada di dasar laut.

“Keindahan bawah laut di Taman Nasional Komodo termasuk di sekitar pulau bidadari  memang sangat luar biasa namun sampah juga sedikit mengganggu pemandangan bawah laut ketika kita berenang atau snorkling,”ujar Christal.

Menurut pria asal Kanada itu, sampah yang paling dominan ia temukan selama berwisata di Taman Nasional Komodo adalah sampah plastik. Sampah Plastik yang dia temukan tidak hanya di dasar laut tapi juga di daratan pada kawasan itu.

“Sebagian besar yang kita temukan itu sampah plastik, ada juga kaleng minuman serta sampah jenis lain seperti sandal,”tuturnya.

Meski demikian, ia mengaku keindahan Taman Nasional Komodo sangat layak menjadi destinasi wisata internasional yang terus di kunjungi wsatawan kedepan meski harus tetap dijaga kebersihan dan keleatarian alamnya. (Eyo/VoN)

Foto Feature: Pulau Bidadari (Foto: komodotour.co.id)

Manggarai Barat
Previous ArticleBangunan Sekolah Roboh, KBM di SDI Leda Dilakukan di Rumah Warga
Next Article Empat Desa di Ende Gelar Pilkades Serentak Lewat Musyawarah

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.